Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Penyaluran KUR BRI Melonjak, Pembiayaan Rp178,08 Triliun Disalurkan Sepanjang 2025

1 Minggu, 01 Feb 2026, 18:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penyaluran KUR BRI Melonjak, Pembiayaan Rp178,08 Triliun Disalurkan Sepanjang 2025 Penyaluran KUR BRI Melonjak, Pembiayaan Rp178,08 Triliun Disalurkan Sepanjang 2025 Doc: ANTARA/HO-BRI
Ket. Pegawai BRI menjelaskan pemanfaatan layanan perbankan kepada pelaku UMKM.

JAKARTA – Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan instrumen strategis pemerintah untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM yang selama ini terkendala agunan dan biaya kredit.

Dengan subsidi bunga dan skema penjaminan, KUR mendorong pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat arus kas, serta naik kelas secara bertahap.

Efektivitas KUR sangat bergantung pada ketepatan sasaran, pendampingan usaha, dan pengawasan penyaluran agar pembiayaan benar-benar produktif serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melaporkan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang 2025 mencapai Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (1/2), mengatakan bahwa perseroan senantiasa berkomitmen mendukung program prioritas pemerintah, terutama pada sektor-sektor produktif.

Sebaiknya Anda baca juga:

Hal itu tercermin dari besarnya porsi penyaluran kredit BRI yang diarahkan kepada usaha yang mendorong penyerapan tenaga kerja dan memperkuat ketahanan pangan.

Porsi ke sektor produksi mencapai 64,49 persen dari total penyaluran KUR BRI, mencakup pertanian, perikanan, industri pengolahan, dan jasa lainnya.

Sektor pertanian menjadi kontributor utama dengan pembiayaan mencapai Rp80,09 triliun atau setara 44,97 persen dari keseluruhan KUR yang telah disalurkan BRI. Capaian itu, menurut perseroan, merefleksikan komitmen BRI dalam memperkuat sektor riil.

Akhmad mengatakan perseroan terus berupaya mendorong pertumbuhan sektor UMKM agar tetap sehat dan berkelanjutan sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Ia menambahkan bahwa penyaluran KUR ini juga disertai dengan pendampingan. Dengan begitu, pelaku usaha tidak hanya memperoleh akses permodalan, tetapi juga kapasitas usaha yang semakin kuat sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia, perseroan memastikan pemberian KUR dilakukan secara prudent, transparan dan akuntabel, sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta dapat dipertanggungjawabkan.

Hal itu dikarenakan KUR merupakan kredit yang 100 persen bersumber dari dana bank, atau menggunakan dana perbankan yang berasal dari penghimpunan dana masyarakat, sehingga kualitas kreditnya harus terjaga dengan baik.

Adapun penyaluran KUR BRI terhadap sebaran rumah tangga secara konsisten meningkat dari tahun ke tahun. Hingga Desember 2025, sekitar 18 dari setiap 100 rumah tangga tercatat telah mengakses fasilitas KUR BRI.

Angka itu meningkat dibandingkan jangkauan KUR BRI pada tahun 2023 dan 2024 yang mencapai 15 rumah tangga dan 17 rumah tangga.

Secara kumulatif, sejak tahun 2015 hingga akhir Desember 2025, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp1.435 triliun kepada 46,4 juta penerima.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Minang Geopark Run 2026 Jad...
Luar Negeri
Sekjen PBB Ungkap 3 Miliar ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.