Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Update Pencarian Korban Longsor Cisarua, 4 Kantong Jenazah Berhasil Dievakuasi Sabtu Pagi

📅 Sabtu, 31 Jan 2026, 11:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Update Pencarian Korban Longsor Cisarua, 4 Kantong Jenazah Berhasil Dievakuasi Sabtu Pagi Doc: ANTARA
Ket. Proses pencarian korban longsor di Sektor A2, Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (31/1/2026).

BANDUNG - Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan kembali mengevakuasi empat kantong jenazah korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada pagi hari kedelapan operasi pencarian. 

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana di Bandung, Sabtu (31/1), mengatakan bahwa empat kantong jenazah tersebut dievakuasi di sejumlah worksite (titik pencarian) berbeda dalam rentang waktu kurang dari dua jam.  

“Penemuan pertama terjadi pada pukul 09.29 WIB di Worksite B2 sektor B. Selanjutnya pada pukul 10.23 WIB tim mengevakuasi kantong jenazah di Worksite A1, dan pada pukul 10.58 dan 11.19 WIB kembali ditemukan dua kantong jenazah di Worksite A2,” katanya. 

Dengan tambahan temuan tersebut, total kantong jenazah yang berhasil dievakuasi hingga Sabtu pukul 11.30 WIB mencapai 64 kantong dengan jumlah korban yang masih dalam pencarian (DP) diperkirakan sekitar 16 jiwa. 

Dirinya menjelaskan pada hari kedelapan operasi SAR, pencarian tetap dilaksanakan dengan membagi personel ke dalam tiga sektor utama, yakni sektor A, B, dan C dengan metode pencarian dilakukan secara manual, menggunakan anjing pelacak (K9), serta didukung alat berat.

“Sebanyak 3.675 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini, dengan dukungan 17 unit alat berat dan 22 ekor anjing pelacak K9 yang disebar di seluruh sektor pencarian,” ujarnya.

Sementara itu, hingga saat ini Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah berhasil mengidentifikasi 49 kantong jenazah dari 50 kantong jenazah yang telah masuk proses identifikasi sebanyak 13 lainnya masih dalam tahap pemeriksaan lanjutan.

Ade menambahkan, operasi pencarian akan terus dilanjutkan sesuai ketetapan Bupati Kabupaten Bandung Barat yang menetapkan tanggap darurat bencana longsor selama dua pekan.

“Sesuai arahan Kepala Basarnas, operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan menyesuaikan masa tanggap darurat yang telah ditetapkan oleh Bupati Bandung Barat hingga 6 Februari 2026,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.