Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prabowo Minta DEN Kurangi Impor BBM

📅 Kamis, 29 Jan 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Prabowo Minta DEN Kurangi Impor BBM Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Presiden lantik Dewan Energi Nasional - Presiden Prabowo Subianto memimpin pembacaan sumpah jabatan yang diikuti para pejabat yang dilantik pada pelantikan Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1).

Prabowo menekankan pentingnya memastikan kebijakan energi nasional bebas dari intervensi pihak mana pun dan mampu menjamin pasokan energi dalam jangka panjang.

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan sejumlah arahan strategis kepada Ketua Harian dan anggota Dewan Energi Nasional (DEN) yang baru dilantik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1). Salah satu penekanan utama Presiden adalah pengurangan ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang juga Ketua Harian DEN menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menetapkan empat fokus utama kebijakan energi nasional.

“Ada empat fokus Bapak Presiden, yang pertama itu adalah kedaulatan energi, itu enggak boleh ada intervensi dari pihak mana pun. Yang kedua itu adalah tentang ketahanan energi. Kita tahu bahwa ketahanan energi kita hanya 21 hari, dan ini kita akan up menjadi tiga bulan, dan ini pasti kita akan membangun storage,” kata Bahlil di Istana Negara, Jakarta, Rabu.

Fokus ketiga, lanjut Bahlil, adalah penguatan kemandirian energi nasional, sementara fokus keempat adalah pencapaian swasembada energi secara bertahap.

“Kita tahu kita hari ini masih impor BBM kurang lebih sekitar 30 juta lebih kiloliter, baik solar maupun bensin, dan yang keempat itu adalah swasembada. Pasti kami akan melakukan bertahap dan tujuan pada akhirnya itu adalah swasembada,” ujarnya.

Bahlil mengungkapkan bahwa peta jalan (roadmap) menuju swasembada energi telah rampung disusun dan kini memasuki tahap implementasi.

“Tahapannya sekarang sudah mulai membangun untuk bagaimana kita bekerja sama dengan negara mana, dan organisasinya sudah hampir rampung selesai juga. Butuh perpres, lagi dalam proses. Ya, mudah-mudahan ini bisa cepat,” katanya.

Babak Baru

Pada kesempatan tersebut, Prabowo melantik Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Harian DEN, serta tujuh menteri sebagai anggota DEN dari unsur pemerintah, yaitu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq.

Presiden juga melantik delapan anggota DEN dari unsur pemangku kepentingan periode 2026–2030, yakni Johni Jonatan Numberi dan Mohammad Fadhil Hasan dari unsur akademisi, Satya Widya Yudha dan Sripeni Inten Cahyani dari unsur industri, Unggul Priyanto dari unsur teknologi, Saleh Abdurrahman dari unsur lingkungan hidup, serta Muhammad Kholid Syeirazi dan Surono dari unsur konsumen.

Dalam struktur DEN, Presiden Prabowo menjabat sebagai Ketua DEN, didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Ketua, dengan Ketua Harian dan anggota dari unsur pemerintah serta pemangku kepentingan.

Bahlil menilai pelantikan anggota baru DEN sebagai babak baru pengelolaan energi nasional.

“Inilah sebagai bentuk komitmen Bapak Presiden yang mempunyai perhatian khusus dalam rangka menempatkan energi sebagai skala prioritas pembangunan. Karena dalam berbagai kesempatan di Astacita nomor dua, Bapak Presiden selalu berbicara tentang ketahanan energi dan ketahanan pangan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.