Cuaca Buruk Hambat Pencarian Korban Longsor Cisarua

Kamis, 29 Jan 2026, 03:10 WIB

BANDUNG BARAT - Tim SAR gabungan menghentikan sementara proses pencarian korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, akibat cuaca buruk yang membahayakan keselamatan personel di lapangan.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengungkapkan mengatakan hujan disertai angin kencang membuat kondisi tanah semakin labil, sehingga berpotensi memicu longsor susulan. “Keselamatan personel menjadi prioritas. Dengan kondisi tanah yang labil dan cuaca yang terus memburuk, pencarian tidak memungkinkan untuk dilanjutkan,” kata Ade di Bandung, Rabu (28/1).

Ket. Foto: — Sumber: Antara

Ia menjelaskan material lumpur yang tebal juga menyulitkan proses evakuasi korban yang diduga masih tertimbun di lokasi bencana. Meski demikian, sebelum operasi dihentikan sementara, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu jenazah yang selanjutnya dibawa ke fasilitas terkait untuk menjalani proses identifikasi.

Ade menambahkan pencarian akan kembali dilanjutkan setelah cuaca membaik dan kondisi di lokasi dinyatakan aman bagi seluruh petugas.

Ia menyampaikan tim SAR gabungan juga memperoleh dukungan kesehatan berupa vaksinasi dan pemberian vitamin dari Kementerian Kesehatan serta Dinas Kesehatan setempat. “Kami mendapat bantuan vaksin dan vitamin untuk menjaga kondisi tim pencari. Ini sangat berarti mengingat risiko di lapangan,” ujarnya.

Ade mengatakan tenaga medis juga ditempatkan di setiap sektor pencarian guna mengantisipasi kondisi darurat yang mungkin dialami personel selama bertugas. “Di setiap lokasi ada tim dokter, sehingga bila terjadi sesuatu bisa langsung ditangani,” katanya.

Terkait durasi operasi pencarian, Ade menyebut pemerintah daerah mengusulkan pencarian dilakukan selama 14 hari, dengan evaluasi pada hari ketujuh, Jumat (30/1). “Kami mengikuti ketentuan tersebut. Nanti dievaluasi apakah perlu perpanjangan atau tidak, tergantung hasil pencarian,” ujarnya.

Bakal Direlokasi

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan sebanyak 48 rumah warga yang terdampak bencana longsor di Desa Pasi, Kabupaten Bandung Barat akan direlokasi dan dibangun kembali.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan jumlah rumah yang harus direlokasi tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah seiring perkembangan kondisi di lokasi bencana.

“Data sementara rumah yang terdampak langsung ada 48 unit, yang harus dibangun kembali. Apakah nanti relokasinya terpusat atau mandiri, tentu akan disesuaikan. Angka ini juga bisa bertambah sesuai kondisi di lapangan,” ujar Suharyanto di Bandung Barat, Rabu.

Menurut dia, dalam waktu satu hingga dua hari ke depan masyarakat akan dipindahkan ke hunian sementara atau diberikan dana tunggu hunian sebesar 600 ribu rupiah per kepala keluarga per bulan. “Dana tunggu hunian itu bisa dimulai Januari, Februari dan Maret. Kalau sampai Maret rumah permanen belum selesai, akan diperpanjang,” katanya. Suharyanto menambahkan hunian sementara diprioritaskan bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hilang akibat longsor.

Pendataan calon penerima hunian sementara, lanjut dia, dilakukan secara berjenjang mulai dari RT, RW, desa, hingga pemerintah kabupaten, kemudian diverifikasi bersama BNPB. Ant/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.