Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB: 20 Jenazah Korban Longsor Cisarua Berhasil Diidentifikasi

📅 Selasa, 27 Jan 2026, 09:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPB: 20 Jenazah Korban Longsor Cisarua Berhasil Diidentifikasi Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi: Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban bencana tanah longsor yang ditemukan di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026).

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah berhasil mengidentifikasi 20 jenazah korban bencana tanah longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Selasa (27/1), mengatakan jenazah yang telah teridentifikasi tersebut sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Berdasarkan data sementara hingga Senin (26/1) pukul 18.30 WIB, tim SAR gabungan telah mengevakuasi dan mengirimkan total 38 kantong jenazah ke pos DVI untuk proses identifikasi lebih lanjut. Dari jumlah tersebut masih terdapat 18 kantong jenazah yang hingga kini masih dalam proses identifikasi.

Abdul menjelaskan operasi pencarian dan pertolongan korban longsor kembali dilanjutkan pada Selasa (27/1) mulai pukul 08.00 WIB dengan mengerahkan tambahan alat berat untuk memperluas area pencarian.

Sebanyak sembilan alat berat jenis ekskavator dikerahkan untuk melakukan pencarian di sektor A dan sektor B. Sementara itu jumlah personel tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut mencapai sekitar 800 orang dari berbagai unsur.

Selain fokus pada pencarian korban, BNPB juga terus memantau kondisi pengungsian warga terdampak longsor. Hingga saat ini, jumlah pengungsi yang berada di Kantor Desa Pasirlangu tercatat sebanyak 685 jiwa.

Rincian pengungsi tersebut meliputi 353 jiwa yang menempati gedung olahraga desa dan 332 jiwa di aula desa.

Untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi, BNPB telah menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako, makanan siap saji, kasur lipat, selimut, matras, serta paket alat kebersihan.

BNPB menegaskan upaya pencarian korban dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi akan terus dilakukan secara maksimal hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan situasi dinyatakan aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.