Candi Jabung Probolinggo Diharapkan jadi Ekosistem Budaya

Senin, 26 Jan 2026, 16:32 WIB

Probolinggo, Jawa Timur -- Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mendorong Candi Jabung menjadi ekosistem budaya di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur saat melakukan kunjungan kerja ke candi tersebut pada Minggu (25/1) petang.

Dalam peninjauan tersebut, Menbud mendapatkan paparan terkait proses revitalisasi Candi Jabung yang telah dilakukan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI, kemudian berkeliling melihat langsung kondisi kawasan cagar budaya tersebut.

Ket. Foto: Kunjungan Menteri Kebudayaan di Candi Jabung, Kabupaten Probolinggo, Minggu (25/1). — Sumber: ANTARA/HO-Diskominfo Probolinggo

"Saya mengapresiasi revitalisasi Candi Jabung yang memiliki nilai sejarah, arsitektural dan budaya yang sangat tinggi," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Probolinggo, Senin.

Ia mengatakan kawasan Candi Jabung itu relatif luas, sekitar 5 hektare dan memiliki nilai sejarah yang sangat penting, serta revitalisasi yang dilakukan sudah sangat baik.

Ia menjelaskan Candi Jabung merupakan peninggalan era Kerajaan Majapahit yang dibangun pada tahun 1276 Saka atau 1354 Masehi, pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk. Keberadaan candi ini juga disebut dalam Kitab Negarakertagama.

"Dari sisi arsitektur, Candi Jabung sangat unik karena menggunakan material bata, bukan batu andesit seperti kebanyakan candi di Jawa Timur. Itu menunjukkan perkembangan teknologi bangunan pada masa Majapahit serta akulturasi Hindu, Buddha dan kepercayaan lokal,” katanya.

Menbud juga menekankan pentingnya pelestarian Candi Jabung dari berbagai ancaman, baik vandalisme maupun faktor alam, mengingat lokasinya yang berada di kawasan pesisir. Selain itu, ia mendorong pemanfaatan candi secara berkelanjutan sesuai amanat undang-undang.

“Kawasan Candi Jabung bisa dikembangkan sebagai ekosistem budaya, mulai dari festival seni, tradisi lokal, wisata sejarah, wisata religi hingga wisata kuliner khas Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Kunjungan Menbud Fadli Zon yang didampingi Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Endah Budi Heriyani disambut oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris beserta Forkopimda dan Pemuka Penghayat Kepercayaan Dang Hyang Sambara Sagara.

Sementara Bupati Probolinggo Mohammad Haris mengatakan kunjungan tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian upaya penguatan dan revitalisasi situs budaya di Kabupaten Probolinggo.

“Itu merupakan kunjungan lanjutan setelah sebelumnya kami bersama-sama meninjau kawasan Tengger dan Bromo hingga proses revitalisasi Museum Tengger," katanya.

Rencananya Museum Tengger yang telah direvitalisasi akan diresmikan oleh Menbud pada Senin ini dan sekaligus mengunjungi Candi Japung yang menjadi salah satu ikon sejarah daerah Kabupaten Probolinggo.

Meskipun Candi Japung berasal dari masa yang berbeda dengan budaya Tengger, lanjut dia, seluruh peninggalan tersebut memiliki nilai penting sebagai bagian dari identitas budaya Kabupaten Probolinggo.

Bupati Haris berharap ada perbaikan atau revitalisasi agar situs-situs sejarah itu dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga Kabupaten Probolinggo memiliki satu sentra budaya yang bisa dipahami oleh seluruh masyarakat.

Terkait dorongan Menbud Fadli Zon agar Candi Jabung dikembangkan sebagai destinasi wisata religi atau budaya, Haris mengatakan setiap pusat kebudayaan harus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Setiap pusat budaya harus berdampak pada ekonomi masyarakat, terutama UMKM. Dengan meningkatnya kunjungan, UMKM bisa terlibat dan perekonomian masyarakat ikut berputar," ujarnya.

  • Candi Jabung di Probolinggo

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.