Australia Open Babak Keempat: Swiatek Jumpa Petenis Tuan Rumah, Sinner Diuji Cuaca Ekstrem

Senin, 26 Jan 2026, 09:04 WIB

MELBOURNE, AUSTRALIA - Babak keempat Australia Open berlanjut pada hari Senin (25/1) dengan sejumlah laga menarik dari sektor putra dan putri. Unggulan kedua putri Iga Swiatek akan menghadapi petenis tuan rumah yang lolos dari kualifikasi, Maddison Inglis, sementara juara bertahan sektor putra Jannik Sinner ditantang kompatriotnya, Luciano Darderi.

Selain itu, satu wakil Italia lainnya juga akan berlaga. Unggulan kelima Lorenzo Musetti berhadapan dengan unggulan kesembilan asal Amerika Serikat, Taylor Fritz, dalam laga yang menentukan tiket ke perempat final untuk menghadapi Novak Djokovic. Di sektor putri, duel sesama petenis Amerika Serikat mempertemukan Jessica Pegula dan Madison Keys.

Ket. Foto: Iga Swiatek. — Sumber: AFP

Inglis menjadi satu-satunya petenis kualifikasi yang masih bertahan hingga babak keempat. Ia mencetak sejarah pribadi dengan mencapai babak ini untuk pertama kalinya di turnamen Grand Slam, setelah lawannya di babak ketiga, Naomi Osaka, mundur akibat cedera.

Di sisi lain, Swiatek tampil sangat dominan dalam upayanya meraih gelar Australian Open pertama. Juara Grand Slam enam kali itu baru kehilangan satu set sepanjang turnamen.

Namun, Inglis yang kini berusia 28 tahun berharap bisa memberikan perlawanan lebih baik dibanding pertemuan mereka hampir lima tahun lalu, ketika ia kalah dua set langsung dari Swiatek. Petenis tuan rumah itu sebelumnya harus melalui dua laga awal yang menguras tenaga hingga tiga jam.

“Saya akan turun ke lapangan dan melakukan segala yang saya bisa untuk menantang Iga pada Senin nanti. Ini akan sangat menyenangkan,” ujar Inglis.

Darderi, unggulan ke-22, nyaris harus menghentikan wawancara televisi akibat kram yang dialaminya secara langsung di udara. Sehari sebelumnya, ia bertarung hampir tiga setengah jam melawan Karen Khachanov dalam suhu ekstrem yang mencapai 36 derajat Celsius.

Insiden kram kembali terjadi ketika Darderi tampil di siaran Blue Zone Australian Open, di mana ia tiba-tiba meringis kesakitan sambil memegang kakinya. Petenis berusia 23 tahun itu baru pertama kali menembus babak keempat turnamen Grand Slam.

Ia kini harus menghadapi Sinner, yang juga sempat mengalami kram pada laga babak ketiga melawan Eliot Spizzirri. Meski begitu, Sinner tetap optimistis dalam misinya mengejar gelar Australian Open ketiga secara beruntun.

“Saya sedikit kesulitan secara fisik hari ini. Saya cukup beruntung dengan aturan cuaca panas karena atap ditutup. Saya mengambil waktu saya, dan seiring berjalannya pertandingan, kondisi saya membaik,” ujar Sinner.

“Tentu akan ada hari-hari ketika Anda tidak menemukan jalan keluar. Jika Anda berada di lapangan dengan pikiran negatif, biasanya hal-hal negatif akan semakin datang. Saya mencoba tetap tenang, bahkan dalam situasi seperti ini.”

Musetti menyebut momen ini sebagai bagian dari sejarah, setelah tiga petenis Italia, Sinner, Darderi, dan dirinya, untuk pertama kalinya sama-sama menembus babak keempat Australia Open.

“Saya sangat bangga bisa menjadi bagian dari trio ini. Ini pertama kalinya bagi saya, jadi saya benar-benar sangat senang,” ujar Musetti, yang sebelumnya sudah pernah mencapai semifinal Prancis Open dan Wimbledon, namun belum pernah melangkah sejauh ini di Melbourne.

Rekor pertemuan Musetti dan Fritz sejauh ini seimbang, masing-masing meraih tiga kemenangan dari enam laga. Namun, Fritz berpotensi berada dalam kondisi kurang ideal setelah menjalani laga empat set yang melelahkan melawan Stan Wawrinka.

“Sejujurnya, hari ini kondisi fisik saya tidak terlalu baik,” kata Fritz. “Beberapa hari lalu saya mulai merasa sangat percaya diri, mungkin bahkan terlalu percaya diri dengan kondisi lutut saya. Tapi sekarang rasanya cukup buruk, dan selama pertandingan tadi juga tidak terasa enak.”

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.