Permintaan Gula Aren di Lebak Meningkat Jelang Ramadhan

Minggu, 25 Jan 2026, 15:32 WIB

LEBAK -- Permintaan konsumen gula aren di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, meningkat hingga dua kali lipat menjelang Ramadhan 2026 dan kebanyakan pedagang pengecer.

"Kami hingga kini terpenuhi permintaan konsumen itu," kata Fahri (60) seorang penampung gula aren di Jalan Sunankalijaga Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Senin.

Ket. Foto: Permintaan gula aren di Kabupaten Lebak, Banten meningkat sehubungan menjelang Ramadhan 2026. — Sumber: ANTARA/Mansyur

Selama sepekan terakhir ini permintaan gula aren meningkat dan kebanyakan konsumen pedagang pengecer dari luar daerah, sebab mereka memprediksi tiga pekan ke depan dipastikan harga melonjak.

Saat ini, harga gula aren di pasaran terjadi kenaikan dari sebelumnya Rp200 ribu per toros atau lima ikat gula aren, namun kini menjadi Rp250 ribu.

Kenaikan gula aren itu akibat dampak permintaan pasar meningkat tajam menjelang Ramadhan.

"Kami sekarang bisa menghasilkan omzet pendapatan naik dua kali lipat yang biasanya Rp15 juta kini menjadi Rp30 juta per hari," kata Fahri.

Menurut dia, selama ini, produksi gula aren relatif terpenuhi untuk memenuhi permintaan pedagang pengecer, karena didukung bahan baku melimpah dari nira pohon aren.

Mereka konsumen gula aren itu kebanyakan pedagang pengecer dari Rangkasbitung, Serang dan Bogor juga pelaku usaha untuk bahan pemanis aneka makanan untuk Lebaran.

"Kami meyakini permintaan gula aren meningkat, namun terpenuhi permintaan konsumen," katanya menjelaskan.

Maman (60), penampung gula aren di Pasar Rangkasbitung mengaku bahwa dirinya kewalahan melayani permintaan pasar menjelang Ramadhan dan banyak konsumen datang ke sini.

Sebab , produksi gula aren Kabupaten Lebak memiliki kelebihan yakni organik tanpa kimia, sebab pepohonan nira atau kaung tumbuh di pegunungan dan perbukitan.

Keunggulan gula aren itu pada bulan Ramadhan dijadikan bahan campuran pemanis aneka kerajinan makanan, di antaranya kolak, ice jus hingga produksi dodol, bolu dan lainnya.

"Menjelang Ramadhan kami bisa menghasilkan omzet Rp20 juta dari sebelumnya Rp10 juta per hari. Kami kini menyetok 5 ton dari sebelumnya hanya 3 ton, karena permintaan cenderung meningkat," katanya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak Imam Suangsa mengatakan, produksi gula aren hingga kini menjadikan unggulan masyarakat di daerah ini dengan jumlah perajin 11.000 unit usaha dan berkembang di 11 kecamatan.

Kehadiran usaha produksi gula aren dapat memberikan sumbangan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

"Kami terus melakukan pembinaan agar perajin gula aren bisa bersaing pasar dan menembus pasar domestik hingga mancanegara," kata Imam.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.