Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kejar Target, 27.191 Kopdes Merah Putih Siap Beroperasi April 2026

📅 Jumat, 23 Jan 2026, 13:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kejar Target, 27.191 Kopdes Merah Putih Siap Beroperasi April 2026 Doc: ANTARA
Ket. Menteri Koperasi Ferry Juliantono (kedua kanan) memberikan keterangan pers di Kantor Kemenkop, Jakarta, Jumat (23/1/2026).

JAKARTA - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan sebanyak 27 ribu Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih ditargetkan siap beroperasi pada April 2026.

Dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (23/1), Ferry mengatakan hingga Januari ini, sebanyak 27.191 Kopdes/Kel Merah Putih sedang dibangun. Pembangunan fisik koperasi beserta gudang dan perlengkapan pendukung diproyeksikan rampung pada Maret atau paling lambat April 2026.

Ia menjelaskan selain bangunan fisik, kesiapan pengawas, pengurus, serta sistem informasi manajemen koperasi juga tengah dipersiapkan agar koperasi dapat langsung beroperasi setelah pembangunan fisik rampung.

“Insyaallah Maret atau paling lambat April sudah selesai bangunan fisik, gudang, dan alat kelengkapannya,” ujarnya.

Ia menargetkan jumlah tersebut akan terus bertambah hingga mencapai 80 ribu unit pada akhir tahun, sesuai arahan Presiden.

Ferry menambahkan sebanyak 27 ribu koperasi yang saat ini sedang dibangun akan menjadi tahap pertama dari target pembangunan 80 ribu koperasi, yang dalam waktu dekat akan diuji coba operasional.

“Jadi nanti bertahap dan seperti yang disampaikan oleh Presiden nanti akan mencapai 80 ribu koperasi di akhir tahun ini,” ucap dia.

Program 80 ribu Kopdes/Kel Merah Putih secara resmi diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Juli 2025.

Harapannya, koperasi ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa, memperkuat kemandirian masyarakat, sekaligus mewujudkan pemerataan ekonomi nasional.

Pendanaan program ini melibatkan APBN, APBD, Dana Desa, serta dukungan BUMN, khususnya PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) yang ditugaskan membangun gerai, gudang, dan sarana logistik koperasi.

Setiap unit koperasi akan mendapatkan plafon Rp3 miliar, dengan Rp2,5 miliar dialokasikan untuk investasi capital expenditure (capex) berupa pembangunan fisik dan kelengkapan operasional, sedangkan Rp500 juta sisanya untuk biaya operasional (opex).

Infrastruktur yang dibangun mencakup tujuh gerai wajib: kantor koperasi, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, gudang berpendingin atau cold storage, serta sarana logistik.

Semula, pemerintah menargetkan 80 ribu koperasi yang telah terbentuk legalitasnya dapat beroperasi penuh pada Maret 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

33 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.