Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tumbuh 9,69 Persen, Kredit 2025 Masuk Radar Aman BI

4 Kamis, 22 Jan 2026, 10:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tumbuh 9,69 Persen, Kredit 2025 Masuk Radar Aman BI Tumbuh 9,69 Persen, Kredit 2025 Masuk Radar Aman BI Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - bank pembangunan daerah.

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan pada 2025 mencapai 9,69 persen secara tahunan (year on year/yoy), tetap berada dalam rentang proyeksi BI sebesar 8–11 persen.

Capaian ini mencerminkan fungsi intermediasi perbankan yang masih terjaga di tengah dinamika ekonomi global dan domestik.

Pertumbuhan kredit yang moderat namun konsisten menunjukkan permintaan pembiayaan tetap solid, sekaligus menandakan kehati-hatian perbankan dalam menjaga kualitas aset di tengah ketidakpastian arah suku bunga dan perlambatan ekonomi global.

Berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit konsumsi pada 2025 masing-masing sebesar 21,06 persen (yoy), 4,52 persen (yoy), dan 6,58 persen (yoy).

“Capaian tersebut sejalan dengan upaya BI untuk menurunkan suku bunga dan memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) serta realisasi program prioritas Pemerintah di tengah kondisi makro dan keuangan yang terjaga,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo menjawab pertanyaan media dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Rabu (21/1).

Dari sisi permintaan, imbuh Perry, pelaku usaha perlu terus didorong untuk melakukan ekspansi usaha dengan memanfaatkan fasilitas pinjaman yang belum digunakan (undisbursed loan) yang tercatat masih cukup besar pada Desember 2025, yaitu mencapai Rp2.439,2 triliun atau 22,12 persen dari plafon kredit yang tersedia.

Sementara dari sisi penawaran, kapasitas pembiayaan bank dinilai tetap memadai ditopang oleh rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga (AL/DPK) sebesar 28,57 persen dan DPK yang tumbuh tinggi sebesar 13,83 persen (yoy) pada Desember 2025.

Selain itu, catat BI, minat penyaluran kredit perbankan terus membaik, tercermin dari persyaratan pemberian kredit (lending requirement) yang semakin longgar, kecuali pada segmen kredit konsumsi dan UMKM akibat masih tingginya risiko kredit pada kedua segmen tersebut.

Untuk tahun 2026, BI memprakirakan pertumbuhan kredit berada pada kisaran 8-12 persen.

“Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk terus memperbaiki struktur suku bunga dan mendorong pertumbuhan kredit/pembiayaan perbankan tersebut,” kata Perry.

Selanjutnya, BI juga menilai bahwa ketahanan sistem keuangan terjaga baik didukung likuiditas perbankan yang memadai, kapasitas permodalan yang terjaga pada level tinggi, dan risiko kredit yang rendah.

Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perbankan pada November 2025 tercatat tinggi sebesar 26,05 persen, tergolong kuat dalam menyerap risiko dan mendukung pertumbuhan kredit.

Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) perbankan secara agregat tetap rendah sebesar 2,21 persen (bruto) dan 0,86 persen (neto) pada November 2025.

Perry menyampaikan, hasil stress test Bank Indonesia menunjukkan ketahanan perbankan yang tetap kuat dalam menghadapi berbagai risiko, ditopang oleh kemampuan bayar dan profitabilitas korporasi yang terjaga.

“Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi kebijakan bersama KSSK dalam memitigasi berbagai risiko yang berpotensi mengganggu stabilitas sistem keuangan,” kata Perry.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
Daerah
Aktivitas Kegempaan Gunung ...

Seni ukir Suku Kamoro di Papua Tengah

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Seni ukir Suku Kamoro di Pa...
Advertisement
Bek Timnas Indonesia Sabet "Man of the Match" Liga Champions Usai Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt

Bek Timnas Indonesia Sabet "Man of the Match" Liga Champions Usai Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.