Menkeu Optimistis Bank Indonesia Mampu Jaga Stabilitas Rupiah
Kamis, 22 Jan 2026, 00:05 WIBJAKARTA â Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meyakini Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dapat menjaga nilai tukar rupiah. Penegasan itu menyikapi nilai tukar rupiah yang semakin mendekati level Rp17.000.
âSaya pikir dia akan mengendalikan hal itu dengan baik. Tidak ada masalah lagi,â kata Purbaya usai bertemu Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/1).
Ia mengatakan, urusan stabilitas fiskal merupakan kewenangan dari BI. Untuk itu, ia percaya BI akan mengambil langkah tepat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
"Saya percaya Bank Indonesia akan mengambil langkah tepat. Tentu langkah tepat ini untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah," tegas dia.
Adapun pertemuan dengan Menteri Prasetyo juga dihadiri Gubernur BI Perry Warjiyo dan sejumlah anggota DPR RI. Purbaya mengatakan, pertemuan ini hanya diskusi dibarengi sarapan pagi meski juga membahas soal stabilisasi fiskal.
âKita lakukan sinkronisasi kebijakan, saya akan membenahi fiskal dan perekonomian. Gubernur BI akan memastikan mengambil langkah yang perlu untuk menjaga nilai tukar,â kata dia.
Ia memastikan, tidak ada arahan khusus dari Mensesneg. âTidak ada arahan, ini konsolidasi agar sering ketemu,â ucap dia.
Sementara itu, Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia (UI), Mervin Goklas, membeberkan penyebab rupiah melemah. Pertama adanya penurunan investasi asing (Foreign Direct Investment/FDI) ke Indonesia.
Penyebab menurunnya investasi karena iklim Indonesia yang belum kondusif dan belum meyakinkan investor. âInvestasi menurun karena geopolitik, adanya penurunan investasi berujung kepada melemahnya rupiah,â kata Mervin.
Penyebab lain adalah defisit yang tinggi 2,92 persen atau mendekatibatas maksimal dalam undang-undang yakni 3 persen. Selain itu, penerimaan pajak juga mengalami penurunan dan berkontribusi kepada inflasi.
Untuk itu, ia meminta pemerintah memberikan tekanan ke BI agar fokus inflasi dan stablitas nilai tukar. âPastikan bank sentral independen, hati-hati dengan manuver politik,â ucap dia. ils/I-1
- Nilai tukar rupiah
- Bank Indonesia
- Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Pangeran Harry dan Meghan akan Pindah Lagi ke Inggris
-
Plan Indonesia Terima Kunjungan Puluhan Relawan Muda dari Korea Selatan-Indonesia Perbaiki Sekolah dan Lingkungan di Jakarta
-
Harga Cabai Rawit Rp52.750/Kg, Telur Ayam Rp22.650/Kg
-
Pembangunan Sekolah Rusak di Jakarta Mulai September 2026
-
Harga Emas Antam pada HUT Ke-81 RI, Naik Jadi Rp2.677.000/ Gram
-
Raker Banggar DPR dan Kemenkeu Bahas LKPP Tahun Anggaran 2025
-
Telkom Kebut Pemulihan Layanan Pascagempa NTT, Ini Langkahnya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.