- Home
-
- Megapolitan
-
- Gubernur: Anggaran Penanga...
Gubernur: Anggaran Penanganan Banjir Jakarta Dipastikan Tak Dipangkas
Kamis, 22 Jan 2026, 00:30 WIBJAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap memprioritaskan upaya penanganan banjir dengan menyiapkan berbagai infrastruktur pengendali banjir. Tak hanya itu, alokasi anggaran penanganan banjir dan mitigasi cuaca juga dipastikan tidak akan terdampak pengurangan APBD 2026.
âJadi hal yang berkaitan dengan penekanan cuaca buruk dan juga normalisasi sungai, apakah itu Ciliwung atau Krukut, dan juga pembelian beberapa pompa-pompa baru, saya men-stressing bahwa tidak ada pengurangan," tegas Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/1).
Menurutd dia, kesiapan infrastruktur dan upaya penanganan banjir harus disiapkan dengan baik. Ia melanjutkan, Pemprov DKI bahkan menyiapkan anggaran untuk pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) selama sebulan penuh. Biasanya, OMC ini hanya disiapkan untuk satu hingga tiga hari.
Alokasi anggaran OMC untuk sebulan penuh ini disiapkan guna mengantisipasi prakiraan cuaca ekstrem yang melanda Jakarta.
"Kami tidak ingin kemudian, karena memang cuaca-cuaca ini lagi ekstrem sekali. Hampir semua sepanjang Pantai Utara Jawa kan hari ini juga masih kebanjiran semua," kata dia.
Meski tengah menghadapi cuaca ekstrem, namun Pramono menyebut banjir yang terjadi di Jakarta lebih cepat surut dibandingkan daerah lainnya. Hal ini didukung dengan adanya fasilitas infrastruktur pengendali banjir yang sudah siap beroperasi penuh.
"Karena memang fasilitas pompanya cukup untuk melakukan itu. Walaupun, kalau kemudian curah hujannya rata-rata seperti hari Sabtu-Minggu di atas 250, itu pasti akan terjadi genangan banjir di mana-mana," ungkap Gubernur Pramono.
Terkait dampak kemacetan yang selalu terjadi saat hujan deras, Pramono membuka peluang adanya kebijakan untuk menerapkan Work From Home atau WFH jika curah hujan kembali tinggi. Kebijakan ini terutama diberlakukan untuk para siswa di Jakarta.
"Kalau kemudian ada indikasi seperti itu dan di hari biasa, saya akan memutuskan untuk dilakukan Work From Home, terutama untuk anak-anak didik kita," pungkas Gubernur Pramono. ils/I-1
- APBD Jakarta
- Gubernur DKI Pramono Anung
- Anggaran Penanganan Banjir
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa: Harga BBM Subsidi Tetap hingga Akhir 2026
-
Pemkab Bulungan Dukung PP Tunas untuk Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sumut Luncurkan Aplikasi BRS SDGs, Sistem Pendaftaran Bisnis Digital Pertama di Indonesia
-
Pemprov DKI dan BPIP Revitalisasi Mapel Pancasila di Semua Jenjang Pendidikan
-
Dua Negara Ajukan Impor Urea, Mentan Sebut Indonesia Produsen Global Strategis
-
Krisis Energi Menghantui: Australia Jamin Stok Bahan Bakar Aman
-
MPR Berlakukan Empat Hari Kerja dan Matikan Lampu Jam 18.00 WIB
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.