Akses Terputus di Kecamatan Jeumpa Aceh, Kementerian PU Siapkan Langkah Darurat
Kamis, 22 Jan 2026, 22:08 WIBJAKARTA- Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyiapkan langkah darurat seiring dengan terputusanya akses jalan dan jembatan Alue Limeng yang terputus akibat banjir dan tanah longsor di Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Rabu (21/1).
Menteri Dody mengatakan, pembukaan kembali akses jalan dan jembatan menjadi prioritas utama dalam tahap awal penanganan bencana. âKonektivitas adalah urat nadi kehidupan masyarakat. Dalam kondisi bencana, yang terpenting adalah memastikan akses tetap terbuka agar mobilitas warga, bantuan kemanusiaan dan distribusi logistik tidak terhenti,â ujarnya saat meninjau langsung lokasi tersebut.
Dia menekankan bahwa konektivitas adalah urat nadi kehidupan masyarakat. "Dalam kondisi bencana, yang terpenting adalah memastikan akses tetap terbuka agar mobilitas warga, bantuan kemanusiaan dan distribusi logistik tidak terhenti,â ujar Menteri Dody.
Banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatera beberapa waktu lalu berdampak pada terputusnya sejumlah ruas jalan nasional dan jalan daerah. Di Provinsi Aceh, terdapat beberapa titik jalan nasional yang mengalami kerusakan berat hingga tidak dapat dilalui, serta jalan daerah yang terputus akibat longsoran dan tergerus aliran sungai. Kondisi serupa juga terjadi di Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Tercatat, sebanyak 38 jalan nasional dan 16 jembatan nasional terdampak bencana di Aceh. Saat ini, seluruhnya telah fungsional kembali. Namun untuk jalan daerah, terdapat 1.587 ruas jalan daerah dan 615 jembatan daerah yang terdampak bencana. Sebanyak 1.095 ruas jalan daerah telah fungsional dan 492 ruas tengah diperbaiki. Sementara, 101 jembatan daerah telah fungsional kembali dan 514 jembatan tengah dalam perbaikan.Â
Di Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, akses jalan terputus akibat longsor dan luapan sungai yang menggerus badan jalan serta merusak struktur penghubung. Kementerian PU akan segera melakukan penanganan darurat agar akses masyarakat dapat segera terhubung kembali.Â
âTerkait akses jalan dan jembatan nanti akan segera ditangani. Saya minta kepada BPJN Aceh untuk segera mencari trase jalan dan diprioritaskan juga untuk penanganan fungsional dengan jembatan perintis,â pesan Menteri Dody.
Menteri Dody juga menjelaskan, penanganan tidak berhenti pada tahap tanggap darurat. âKita tidak hanya membuka akses sementara, tetapi juga menyiapkan solusi permanen. Jalan dan jembatan yang rusak akan dibangun kembali dengan standar teknis yang lebih kuat dan aman, agar kejadian serupa tidak berulang,â tambahnya.
Penanganan akses jalan nasional dan jalan daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dilakukan secara bertahap. Penanganan dilakukan melalui pengerahan alat berat, pembangunan jembatan sementara, serta perencanaan pembangunan jalan dan jembatan permanen pada tahap rekonstruksi.
- Kabupaten Bireuen
- Pemulihan Pascabencana
- Kementerian PU
- Bencana Aceh
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Kejar Tahun Ajaran Baru, PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap II Brebes Rampung Juni
-
Sempat Ada Masalah Beton: Kini Sekolah Rakyat Wonosobo Tancap Gas 40%, Target Juli Masuk Sekolah
-
Tahan Gempa dan Angin Kencang! Ini Spesifikasi Canggih SPPG Kementerian PU di Babel
-
Jalan, Irigasi, Sekolah Rakyat Dikebut: Kementerian PU Kawal Ketat Program Prioritas Presiden
-
Progres Rata-Rata 59 Persen, Menteri PU Pastikan Kualitas Bangunan Sekolah Rakyat Tahap II Tetap Terjaga
-
Puting Beliung Hantam Aceh Utara! Huntara Rusak, Menteri PU Turun Tangan Target 1 Minggu Beres
-
Gas Pol! PU Bangun Jembatan Bailey 90 Meter Demi Sekolah Rakyat Brebes
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.