Trump Tidak Akan Menominasikan Hassett sebagai Ketua The Fed

Senin, 19 Jan 2026, 01:00 WIB

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada akhir pekan lalu, menyatakan keengganannya untuk mencalonkan Kevin Hassett sebagai ketua Federal Reserve (The Fed), sehingga menambah ketidakpastian dalam proses pencarian pimpinan baru bank sentral AS tersebut.

Dikutip dari The Straits Times, Trump mengatakan bahwa jika Hassett meninggalkan jabatannya sebagai Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, hal itu akan membuat pemerintah kehilangan salah satu penyampai pesan paling berpengaruh di bidang ekonomi. Selama ini, Hassett dipandang sebagai kandidat kuat untuk menggantikan Ketua The Fed Jerome Powell.

Ket. Foto: Gedung Bank Sentral Marriner S. Eccles terlihat saat renovasi besar-besaran. — Sumber: AFP/Andrew Harnik

“Sebenarnya saya ingin Anda tetap berada di posisi Anda sekarang, sejujurnya,” kata Trump kepada Hassett dalam sebuah acara di Gedung Putih. “Jika saya memindahkannya, orang-orang di The Fed terutama yang sekarang mereka tidak banyak bicara. Saya akan kehilangan Anda. Itu menjadi kekhawatiran serius bagi saya.”

Pernyataan Trump tersebut langsung memicu spekulasi para analis bahwa mantan Gubernur The Fed, Kevin Warsh, kini menjadi kandidat terdepan untuk jabatan tersebut.

Kepala strategi bank sentral di Evercore ISI, Krishna Guha, dalam catatan kepada kliennya menyebut kabar ini akan “melontarkan Warsh ke posisi terdepan dalam persaingan menggantikan Powell sebagai Ketua The Fed.”

Sementara itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan kepada Fox Business pada 17 Januari bahwa “hanya presiden yang tahu” siapa yang akan dicalonkan ketika ditanya mengenai peluang Warsh. “Itu adalah hak prerogatif presiden,” ujarnya.

“Saya sudah memutuskannya dalam pikiran saya,” kata Trump kepada wartawan pada 17 Januari ketika ditanya apakah ia telah menentukan calon ketua The Fed. Namun, ia menolak menyebutkan siapa kandidat yang dipilih.

Dollar AS bangkit dari posisi terendah sesi dan diperdagangkan sedikit lebih tinggi setelah pernyataan awal Presiden Donald Trump, sementara pasar saham berbalik melemah. Pasar prediksi juga langsung bereaksi dengan meningkatkan peluang Kevin Warsh memenangkan pencalonan sebagai ketua Federal Reserve.

“Saya yakin kandidat yang dicalonkan Presiden Trump akan dikonfirmasi dengan cepat,” kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent. “Saya pikir itu akan menjadi sosok yang berwibawa, peduli pada integritas The Fed, dan memperhatikan mandat gandanya.”

Bessent menambahkan, calon tersebut akan menjadi figur yang “dihormati pasar dan para pemimpin dunia”.

Hambatan di Senat

Namun, upaya presiden untuk mengisi kekosongan jabatan di The Fed menghadapi hambatan di Senat, yang harus mengonfirmasi para calon. Senator Thom Tillis dari North Carolina, seorang tokoh Partai Republik kunci di Komite Perbankan, berjanji akan menentang siapa pun calon presiden hingga penyelidikan Departemen Kehakiman terhadap The Fed diselesaikan.

Langkah untuk memanggil The Fed melalui subpoena ini secara drastis meningkatkan ketegangan antara pemerintahan Trump dan bank sentral terkait keputusan kebijakan. Ketua The Fed Jerome Powell mengecam penyelidikan tersebut sebagai upaya terselubung Gedung Putih untuk melemahkan independensi bank sentral. Sementara itu, pejabat pemerintahan membelanya sebagai langkah yang diperlukan guna memastikan pengelolaan uang pajak secara bertanggung jawab.

Presiden tidak menyinggung perselisihan tersebut dalam pernyataannya pada 17 Januari, tetapi mengisyaratkan bahwa proses pemilihan masih belum final. Ia sebelumnya mengatakan berencana mengumumkan calon ketua The Fed dalam beberapa minggu ke depan.

“Kami tidak ingin kehilangan dia,” kata Trump merujuk pada Kevin Hassett. “Kita lihat saja bagaimana hasil akhirnya.”

Pada akhir 2025, Hassett sempat dipandang para penasihat Trump sebagai kandidat terdepan untuk posisi tersebut. Namun, Trump terus mempertimbangkan kandidat lain.

Dalam wawancara dengan Reuters awal pekan ini, Trump menyatakan tengah mempertimbangkan Hassett dan Warsh, di antara sejumlah nama lainnya, untuk jabatan tersebut.

  • Kebijakan AS

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.