Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siapa Nancy Grace Roman?

📅 Senin, 19 Jan 2026, 06:37 WIB | Oleh:
Siapa Nancy Grace Roman? Doc: Foto: NASA
Ket. Nancy Grace Roman berdiri di samping model skala Teleskop Luar Angkasa Hubble di luar pusat kendali Hubble di Goddard Space Flight Center di Greenbelt, MD. Roman dikenal sebagai "Ibu Hubble."

NANCY Grace Roman yang hidup dari 16 Mei 1925–25 Desember 2018, merupakan astronom Amerika Serikat yang berperan besar dalam mengubah arah penelitian antariksa modern. Ia dikenal luas sebagai “Ibu Hubble” berkat kontribusinya dalam meletakkan fondasi pengembangan Teleskop Luar Angkasa Hubble, salah satu instrumen astronomi paling berpengaruh sepanjang sejarah.

Roman lahir di Dayton, Ohio, dan sejak usia dini telah menunjukkan ketertarikan kuat pada bintang dan langit malam. Minat itu membawanya meraih gelar doktor (Ph.D.) di bidang astronomi dari Universitas Chicago, dengan fokus penelitian pada paralaks dan kecerahan bintang dua elemen penting untuk memahami struktur dan skala galaksi Bima Sakti. Di tengah dominasi laki-laki dalam dunia sains pada pertengahan abad ke-20, Roman berhasil menembus berbagai hambatan berkat kegigihan dan kapasitas ilmiahnya.

Pada 1959, Roman bergabung dengan Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), menjadikannya salah satu perempuan pertama yang menduduki posisi eksekutif di lembaga tersebut. Sebagai pimpinan Divisi Astronomi dan Astrofisika NASA, ia menjadi penggerak utama gagasan teleskop berbasis ruang angkasa sebuah terobosan yang memungkinkan pengamatan kosmos tanpa gangguan atmosfer Bumi.

Perjuangan Roman membuahkan hasil ketika Teleskop Luar Angkasa Hubble akhirnya diluncurkan pada 1990. Observatorium orbital tersebut membuka era baru astronomi dengan menghasilkan citra dan data kosmik berpresisi tinggi yang merevolusi pemahaman manusia tentang alam semesta.

Di luar pencapaian ilmiah, Roman juga dikenal sebagai advokat vokal bagi perempuan di bidang sains. Ia secara aktif membimbing ilmuwan muda dan konsisten menegaskan bahwa perempuan memiliki peluang yang sama untuk unggul dalam riset dan kepemimpinan ilmiah. Warisan ini menjadikannya figur penting tidak hanya dalam astronomi, tetapi juga dalam perjuangan kesetaraan gender di bidang STEM.

Atas dedikasinya, Roman menerima berbagai penghargaan bergengsi, termasuk NASA Distinguished Scientific Achievement Medal dan pengukuhan dalam International Women in Technology Hall of Fame. Hingga kini, kiprahnya terus menginspirasi generasi astronom, insinyur, dan peneliti di seluruh dunia.

Nancy Grace Roman dikenang sebagai sosok visioner yang membantu membawa astronomi ke luar batas Bumi sekaligus membuka jalan lebih luas bagi perempuan untuk ikut menjelajahi dan memahami alam semesta. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.