Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menjaga Hiu Paus, Bukan Semata Menyelamatkan Satu Spesies Tapi Juga Menjaga Laut

📅 Senin, 19 Jan 2026, 19:23 WIB | Oleh:

Kesadaran bahwa hiu paus adalah satwa dilindungi dan indikator kesehatan laut harus ditanamkan sejak dini, dari sekolah hingga komunitas pesisir.

Penguatan kelembagaan juga mendesak. Pengelolaan kawasan konservasi memerlukan sumber daya manusia yang terlatih, sistem informasi yang terbuka, serta pendanaan berkelanjutan.

Tanpa itu, aturan hanya akan berhenti di atas kertas. Integrasi antara kebijakan pusat dan daerah harus berjalan mulus agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan.

Di tingkat lokal, kearifan masyarakat pesisir perlu terus dirawat. Praktik gotong royong yang menyelamatkan hiu paus di Pulau Satonda adalah contoh nyata bahwa nilai sosial masih hidup. Negara perlu hadir dengan cara memperkuat, bukan menggantikan, inisiatif tersebut.

Hiu paus mengajarkan pelajaran penting tentang skala. Makhluk raksasa ini bergantung pada hal-hal kecil plankton, arus laut, dan keputusan manusia sehari-hari.

Menjaga hiu paus berarti menjaga laut, dan menjaga laut berarti menjaga masa depan NTB sebagai bagian tak terpisahkan dari Indonesia maritim.

Perlindungan hiu paus bukan semata soal menyelamatkan satu spesies. Ia adalah pilihan moral dan kebijakan tentang bagaimana pembangunan dijalankan.

Apakah laut dipandang sebagai ruang eksploitasi jangka pendek, atau sebagai warisan yang harus dijaga lintas generasi? Di Teluk Saleh, jawaban atas pertanyaan itu sedang diuji, hari ini, dan untuk waktu yang panjang. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.