Pemprov NTT Bersama Pemkot Kupang Tingkatkan Layanan Air Bersih
Jumat, 16 Jan 2026, 19:40 WIBKupang, NTT - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang memperkuat sistem layanan air bersih guna mengoptimalkan pengelolaan, pemanfaatan, dan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) secara efektif, efisien, dan berkelanjutan.
âPenandatanganan perjanjian kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar pemerintah daerah guna meningkatkan pelayanan penyediaan air minum bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kota Kupang,â kata Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo di Kupang, Jumat (16/1).Â
Ia menjelaskan fokus Pemkot Kupang pada penguatan SPAM Kali Dendeng, termasuk pembaruan sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) serta peralatan pendukung lainnya.
Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan debit air dari sekitar 52.000 liter per detik menjadi 70.000 hingga 90.000 liter per detik, seiring dengan penambahan sambungan rumah bagi masyarakat.
Menurut dia, persoalan air bersih di Kota Kupang memiliki tantangan yang kompleks, mulai dari pertumbuhan penduduk, keterbatasan sumber air, hingga kondisi geografis.
Namun demikian, melalui kolaborasi yang terencana dan berkesinambungan, berbagai hambatan tersebut diyakini dapat diatasi secara bertahap.
Ia juga mengatakan Pemkot Kupang saat ini tengah melakukan pembenahan dan perbaikan terhadap sejumlah sumber air dan infrastruktur pendukung, termasuk peningkatan debit air serta pembaruan peralatan, agar pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.Â
Christian menegaskan air bersih bukan semata persoalan infrastruktur, melainkan menyangkut kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
Oleh karena itu, ia mendorong Perumda Air Minum Kota Kupang untuk menindak tegas praktik pengambilan air secara ilegal guna menjamin distribusi air yang adil dan merata.
Sementara itu, Gubernur NTT Melki Laka Lena mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dan sangat penting, mengingat persoalan air bersih di Kota Kupang telah lama menjadi isu serius yang belum sepenuhnya terselesaikan.Â
"Kerja sama antara pemprov dan pemkot ini harus menjadi role model atau contoh bahwa di berbagai urusan kita bisa bekerja sama untuk kepentingan publik di kota maupun secara luas di NTT," tegasnya. Â
Gubernur juga menyoroti pentingnya profesionalisme dan kreativitas pemerintah daerah, terutama di tengah kebijakan pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, sinergi antara Pemprov NTT dan Pemkot Kupang harus terus diperkuat agar pelayanan publik, khususnya penyediaan air bersih, dapat berjalan dengan baik dan berkeadilan.
âUrusan air ini harus dituntaskan secara serius dan proporsional, melalui kerja sama yang saling menguntungkan dan berkeadilan bagi masyarakat,â ujarnya.Â
- Pelayanan Air Bersih
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
RSUD Tamiang mulai beroperasi, Kementerian PU Percepat pembersihan dan penyaluran air bersih
-
Komisaris Pertahanan Eropa Serukan Pembentukan Pasukan Terpadu Uni Eropa
-
Gedung Baru PAM Jaya Dibangun, Pemprov DKI Ingin Layanan Air Masuk Era Tatap Muka Modern
-
Wagub Rano Resmikan ERP Fusion PAM Jaya, Layanan Air Jakarta Masuk Era Digital
-
Playoff UEFA Conference League: Fiorentina Selangkah ke 16 Besar, Jagiellonia Dibayangi Defisit Tiga Gol
-
KSEI: Dividen Perbankan Dominasi Pasar Modal
-
Prambanan Shiva Festival Bisa Jadi Tonggak Penting Transformasi Candi Prambanan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.