Akhirnya, TNI Berhasil Sambungkan Konektivitas Jalan Malalak di Agam Pascabencana Banjir
Jumat, 16 Jan 2026, 17:05 WIBKABUPATEN AGAM - Komando Resor Militer (Korem) 032/Wirabraja akhirnya berhasil menyambungkan konektivitas jalan di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) pascabencana banjir bandang melalui pembangunan Jembatan Armco.
"Keberadaan jembatan ini tidak sekadar sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Malalak," kata Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Machfud di Kabupaten Agam, Jumat (16/1).Â
Jembatan Armco merupakan jembatan yang dibangun menggunakan gorong-gorong tipe Armco, yakni sebuah struktur berbentuk pipa yang dibuat dari lembaran baja galvanis.
Peresmian jembatan armco di Kecamatan Malalak sekaligus tonggak penting percepatan pemulihan di daerah terdampak bencana. Jembatan yang menghubungkan beberapa daerah itu diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi, serta memperkuat konektivitas wilayah pedesaan di Kabupaten Agam yang sempat lumpuh akibat terjangan bencana banjir bandang akhir November 2025.
Pembangunan jembatan ini merupakan hasil sinergi erat antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat. Kolaborasi ini menjadi bukti komitmen bersama dalam mengembangkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sebelumnya, akses di lokasi tersebut rusak akibat terjangan banjir bandang dan tanah longsor. Dengan struktur yang lebih kuat dan aman, jembatan baru ini sudah dapat dilalui berbagai kendaraan dan memudahkan aktivitas masyarakat termasuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Brigjen TNI Machfud memastikan TNI masih berada di daerah-daerah terdampak bencana untuk membantu masyarakat dan pemerintah yang dalam tahap proses pemulihan menyusul berakhirnya masa tanggap darurat tingkat provinsi.
Jenderal bintang satu tersebut mengatakan terdapat beberapa tugas utama TNI di lokasi terdampak bencana di antaranya pembangunan jembatan bailey dan jembatan armco, pembangunan hunian sementara atau huntara hingga pembuatan sumur bor untuk kebutuhan air bersih bagi penyintas banjir bandang.
Sejak bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda 16 kabupaten dan kota di Ranah Minang, Korem 032/Wirabraja sudah berhasil membangun huntara yang tersebar di Kabupaten Agam, Kabupaten Limapuluh Kota dan di Kabupaten Tanah Datar.
- TNI
- Agam
- Pemulihan Pascabencana
- Sambungkan Jalan Malalak
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Pembukaan Akses Jalan di Bener Meriah Mencapai 60-70 Persen
-
Selat Hormuz Lumpuh Total, Arus Minyak Global Terganggu
-
Samsung Galaxy S26 Series Meluncur: Cek Spesifikasi dan Fitur Unggulan
-
Pengerahan Alat Berat untuk Membersihkan Lingkungan di Aceh Tamiang
-
Diduga Dibunuh, Polres Jombang Usut Kematian Ibu dan Anak
-
Sukacita warga terdampak bencana sambut Lebaran di Agam
-
BNPP RI Kebut Penanganan Pascabanjir di Aceh Jelang Lebaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.