Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badan Geologi: Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Masih Tinggi

📅 Kamis, 15 Jan 2026, 12:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Badan Geologi: Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Masih Tinggi Doc: ANTARA
Ket. Aktivitas Gunung Semeru yang terpantau dari Pos Pengamatan di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Kamis (15/1/2026).

LUMAJANG – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi, Lana Saria, mengatakan aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang berada pada Level III atau Siaga masih tinggi.

"Hal itu ditandai oleh kejadian awan panas guguran yang berulang, terutama mengarah ke sektor tenggara dengan jarak luncur sejauh 5.000 meter dari puncak ke arah Besuk Kobokan," kata Lana dalam keterangan tertulis yang diterima di Lumajang, Kamis(15/1).

Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental, lanjut dia, pada hari Rabu (14/1) teramati dua kali kejadian awan panas guguran dengan jarak luncur mencapai sekitar 5.000 meter dari puncak ke arah tenggara.

"Selain itu selama periode 7–14 Januari 2026 awan panas guguran juga beberapa kali teramati dengan jarak luncur serupa, disertai aktivitas guguran material," tuturnya.

Menurutnya, aktivitas kegempaan Gunung Semeru didominasi oleh gempa letusan, gempa guguran, gempa embusan dan tremor harmonik.

"Gempa-gempa yang terekam mengindikasikan bahwa masih adanya supply dari bawah permukaan Gunung Semeru bersamaan dengan pelepasan material ke permukaan melalui letusan dan hembusan," katanya.

Parameter variasi kecepatan seismik (dv/v) berfluktuasi dengan nilai simpangan yang besar, kata dia, menandakan bahwa sistem vulkanik sedang berada dalam fase relaksasi dan tidak mengalami pressurisasi, akan tetapi masih sangat rentan terhadap peningkatan tekanan.

Ia menjelaskan pemantauan deformasi menunjukkan pola yang relatif stabil, diinterpretasikan bahwa tidak terjadi peningkatan tekanan di dalam tubuh Gunung Semeru.

"Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi maka tingkat aktivitas Gunung Semeru tetap pada Level III (Siaga) dengan rekomendasi utama agar masyarakat, pengunjung, dan pendaki dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari Kawah Jonggring Seloko," katanya.

Ia mengimbau masyarakat tidak memasuki sektor tenggara sejauh 13 kilometer dari puncak ke arah tenggara yang dapat meluas hingga 17 kilometer di sepanjang aliran Besuk Kobokan.

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Berdasarkan pemantauan petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru pada Kamis pukul 06.00-12.00 WIB tercatat aktivitas Gunung Semeru masih didominasi gempa letusan/erupsi sebanyak 35 kali, satu kali gempa guguran, satu kali gempa embusan, dan satu kali gempa vulkanik dalam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.