Xabi Alonso Merasa Sudah Memberikan yang Terbaik di Real Madrid

Rabu, 14 Jan 2026, 07:29 WIB

JAKARTA – Karier Xabi Alonso sebagai pelatih Real Madrid berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. Meski tidak sesuai dengan keinginannya, Alonso menegaskan bahwa dia pergi dengan rasa bangga karena telah memberikan usaha maksimal selama menukangi Los Blancos.

“Fase profesional saya sudah selesai, dan tidak berakhir seperti yang kita inginkan. Melatih Real Madrid merupakan kehormatan dan tanggung jawab besar,” ujar Alonso dalam surat perpisahan yang dia unggah di Instagram pada Selasa (13/1).

Ket. Foto: Mantan pelatih Real Madrid, Xabi Alonso. — Sumber: ANTARA

“Saya berterima kasih kepada klub, para pemain, dan terutama seluruh penggemar Madrid atas dukungan serta kepercayaan mereka. Saya pergi dengan rasa bangga, respek, dan puas karena telah melakukan yang terbaik.”

Alonso resmi tak menjadi pelatih Real Madrid pada Senin (12/1) malam WIB, atau kurang dari 24 jam setelah Real Madrid kalah 2-3 dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol 2026.

Kekalahan tersebut menjadi puncak dari kekecewaan manajemen terhadap kinerja Alonso sepanjang musim ini.

Performa Madrid memang menurun sejak November tahun lalu. Dari 14 pertandingan yang dijalani, Los Blancos hanya mampu meraih tujuh kemenangan.

Situasi itu berdampak langsung pada posisi mereka di klasemen Liga Spanyol, di mana Madrid harus kehilangan puncak klasemen setelah disalip Barcelona.

Selain faktor hasil pertandingan, Alonso juga dikabarkan kehilangan kendali atas ruang ganti.

Perseteruannya dengan sejumlah pemain disebut menjadi alasan utama manajemen mengambil keputusan tegas demi menjaga stabilitas tim.

Padahal, Alonso sempat digadang-gadang sebagai sosok yang mampu mengembalikan kejayaan Real Madrid.

Dia didatangkan setelah sukses bersama klub Bundesliga, Bayer Leverkusen. Namun, ekspektasi tinggi tersebut gagal terwujud dalam tujuh bulan masa kepemimpinannya.

Meski berakhir dengan kekecewaan, Alonso memilih untuk tidak menyimpan dendam. Dia tetap mengapresiasi kesempatan yang diberikan sejak Mei lalu untuk melatih klub yang juga membesarkan namanya sebagai pemain.

Selama menukangi Real Madrid, Xabi Alonso mencatatkan 24 kemenangan, empat hasil imbang, dan enam kekalahan di semua kompetisi.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.