- Home
-
- Luar Negeri
-
- Jumlah Korban Tewas dalam ...
Jumlah Korban Tewas dalam Aksi Protes Bertambah, Trump Sebut Iran Ingin Negosiasi
Selasa, 13 Jan 2026, 10:35 WIBWASHINGTON â Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran ingin bernegosiasi dengan Washington. Trump sebelumnya mengancam akan menyerang Republik Islam tersebut atas tindakan kerasnya terhadap para demonstran yang menewaskan 646 orang.
Iran tidak memberikan reaksi langsung terhadap komentar Trump, yang muncul setelah menteri luar negeri Oman â mediator Washington dan Teheran â melakukan perjalanan ke Iran akhir pekan ini. Masih belum jelas apa yang dapat dijanjikan Iran, terutama karena Trump telah menetapkan tuntutan ketat atas program nuklir dan persenjataan rudal balistiknya, yang menurut Teheran sangat penting untuk pertahanan nasionalnya.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, berbicara kepada para diplomat asing di Teheran, menegaskan âsituasi telah terkendali sepenuhnyaâ dalam pernyataan yang menyalahkan Israel dan AS atas kekerasan tersebut, tanpa memberikan bukti.
âItulah mengapa demonstrasi berubah menjadi kekerasan dan berdarah untuk memberi alasan kepada presiden Amerika untuk campur tangan,â kata Araghchi, dalam komentar yang disiarkan oleh Al Jazeera. Jaringan yang didanai Qatar diizinkan untuk melaporkan secara langsung dari dalam negeri Iran, meskipun internet dimatikan.
Namun, Araghchi mengatakan Iran "terbuka untuk diplomasi." Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan saluran komunikasi dengan AS tetap terbuka, tetapi pembicaraan perlu "didasarkan pada penerimaan kepentingan dan kekhawatiran bersama, bukan negosiasi yang sepihak, unilateral, dan berdasarkan dikte."
Sementara itu, demonstran pro-pemerintah membanjiri jalanan pada hari Senin untuk mendukung teokrasi, sebuah demonstrasi kekuatan setelah berhari-hari protes yang secara langsung menantang pemerintahan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei yang berusia 86 tahun. Televisi pemerintah Iran menyiarkan nyanyian dari kerumunan, yang tampaknya berjumlah puluhan ribu, yang meneriakkan "Matilah Amerika!" dan "Matilah Israel!"
Yang lain berteriak, "Matilah musuh-musuh Tuhan!" Jaksa Agung Iran telah memperingatkan bahwa siapa pun yang ikut serta dalam protes akan dianggap sebagai "musuh Tuhan," sebuah tuduhan yang dapat dihukum mati.
Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan retorika publik Iran berbeda dari pesan pribadi yang diterima pemerintah dari Teheran dalam beberapa hari terakhir.
âSaya pikir presiden tertarik untuk mengeksplorasi pesan-pesan itu,â kata Leavitt. âNamun demikian, presiden telah menunjukkan bahwa dia tidak takut menggunakan opsi militer jika dan ketika dia menganggapnya perlu, dan tidak ada yang lebih tahu itu daripada Iran.â
Trump Akui Proposal untuk Berdialog
Trump dan tim keamanan nasionalnya telah mempertimbangkan berbagai respons potensial terhadap Iran, termasuk serangan siber dan serangan langsung oleh AS atau Israel, menurut dua orang yang mengetahui diskusi internal Gedung Putih yang tidak berwenang untuk berkomentar secara publik dan berbicara dengan syarat anonim.
âMiliter sedang mempertimbangkannya, dan kami sedang mempertimbangkan beberapa opsi yang sangat kuat,â kata Trump kepada wartawan di Air Force One pada Minggu malam. Ditanya tentang ancaman pembalasan Iran, dia berkata, âJika mereka melakukan itu, kami akan menyerang mereka pada tingkat yang belum pernah mereka alami sebelumnya.â
Sementara itu, Trump mengumumkan pada hari Senin bahwa negara-negara yang berbisnis dengan Iran akan menghadapi tarif 25% dari Amerika Serikat. Trump mengumumkan tarif tersebut dalam sebuah unggahan di media sosial, dengan mengatakan bahwa tarif tersebut akan "berlaku segera."
- Aksi Demo Iran
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Dunia Olahraga Berduka, Atlet Gimnastik Indonesia Naufal Meninggal Dunia Saat Pelatihan di Russia
-
Aktivis Iran Sebut Jumlah Korban Tewas dalam Aksi Protes Mencapai 544 Orang
-
Dulu Tanpa Fasilitas, Kini Samber-Binyeri Tumbuh Jadi Desa Perikanan Modern di Papua
-
Kawasan Berikat Sumbang Devisa Rp3.140 Triliun, Bea Cukai Ungkap Capaian Besar
-
Waspada dan Siaga! BBMKG Prediksi Curah Hujan Meningkat di Papua pada Akhir Tahun
-
Wali Kota Semarang Agustina Dorong Standarisasi Desa Wisata, Cegah Kesenjangan Perhatian Pusat
-
KSP Dukung Gerakan Setop 'Tot-Tot Wuk-Wuk'
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.