Pintu Investasi Dibuka, Bukittinggi Siap Tumbuh Lebih Kencang

Minggu, 11 Jan 2026, 22:25 WIB

BUKITTINGGI – Pemerintah Kota Bukittinggi membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor, baik dari daerah maupun nasional, untuk ikut menanamkan modal dan membangun kota.

Dengan iklim usaha yang terus dibenahi dan potensi pariwisata serta ekonomi lokal yang kuat, Bukittinggi ingin memastikan investasi bukan cuma datang, tapi juga memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga.

Ket. Foto: Pengunjung menaiki bendi melintas di sekitar Jam Gadang Bukittinggi, Sumatera Barat. — Sumber: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra.

Intinya, kota ini siap tumbuh bareng investor dengan arah pembangunan yang saling menguntungkan.

"Kita buka peluang investor dari mana saja untuk bekerja sama membangun Kota Bukittinggi. Saat ini sudah ada penawaran yang masuk untuk Pasar Banto Trade Center (BTC)," kata Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Sabtu (11/1).

Dia mengatakan, segera menyeleksi penawaran yang masuk sesuai dengan hitungan bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) dan dikaji menurut peraturan berlaku.

"Penawaran mana yang masuk dan menguntungkan Bukittinggi, apakah itu skema sewa bangunan atau bagi hasil. Selama memberikan pemasukan daerah dan sesuai aturan," kata Ramlan.

Dia menegaskan, tidak ingin bekerja sama dengan pihak yang akhirnya malah memberikan kerugian dan beban anggaran kepada pemerintah.

"Kita tidak ingin kembali terjadi kerugian di kas daerah, Pasar BTC yang semula diharapkan memberikan kontribusi daerah malah sebaliknya meninggalkan masalah dan pelanggaran," katanya.

HGB BTC sebelumnya dipegang oleh salah satu perusahaan swasta dengan perjanjian pemakaian selama 20 tahun dan berakhir Maret 2026.

Pemkot Bukittinggi mengungkapkan timbulnya masalah karena temuan izin mendirikan bangunan (IMB) tidak dibayarkan serta tunggakan pajak bangunan dengan nilai total miliaran.

"Saya sudah panggil dan surati perusahaan itu, HGB tidak akan diperpanjang lagi. Kita buka lebar peluang bagi investor lain untuk masuk," sebutnya.

Bukittinggi punya potensi besar sebagai kota wisata dan pusat ekonomi kreatif di Sumatera Barat. Letaknya strategis, didukung ikon wisata seperti Jam Gadang, Ngarai Sianok, serta kekuatan budaya Minangkabau yang masih hidup dalam aktivitas sehari-hari.

Di luar pariwisata, sektor perdagangan, kuliner, dan UMKM berkembang dinamis, ditopang arus kunjungan wisatawan dan konektivitas dengan daerah sekitar.

Dengan pengelolaan yang tepat dan investasi berkelanjutan, potensi ini bisa menjadi mesin pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga identitas budaya Bukittinggi.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.