Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenhaj Bekali Peserta PPIH 2026 Kuatkan Layanan Haji Nasional

📅 Minggu, 11 Jan 2026, 13:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenhaj Bekali Peserta PPIH 2026 Kuatkan Layanan Haji Nasional Doc: ANTARA
Ket. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (kiri) berbincang dengan petugas Haji saat pembukaan pendidikan dan latihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 di Asrama Haji, Jakarta, Minggu (11/1/2026).

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah membekali Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dengan sejumlah keterampilan, termasuk kemampuan administratif, etika melayani, hingga bahasa Arab, guna penyelenggaraan Haji 2026 yang lebih baik serta penguatan layanan haji nasional.

Adapun Kemenhaj mengadakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447H/2026 pada periode 10-30 Januari 2026.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan di Jakarta, Ahad, bahwa 2026 adalah fase penting dalam penyelenggaraan haji, mengingat sejumlah dinamika seperti perubahan regulasi, penyesuaian sistem layanan di Arab Saudi, serta karakteristik jamaah haji yang semakin beragam dari usia, kondisi kesehatan, dan latar belakang sosial.

Dia juga menyebutkan bahwa Indonesia merupakan negara dengan kuota peserta haji terbanyak, yakni sebanyak 221 ribu. Oleh karena itu, katanya, para petugas perlu berkomitmen memprioritaskan pelayanan jamaah.

Berkaca dari pengalaman haji di tahun-tahun sebelumnya, pada pendidikan kali ini, pihaknya memberikan pemahaman tentang apa yang harus dilakukan oleh para petugas. Hal itu, katanya, karena semua tantangan menuntut kesiapan petugas yang lebih adaptif, lebih profesional, dan lebih berorientasi pada solusi.

"Tahun-tahun yang lalu memang banyak keluhan dengan petugas haji, walaupun saya tahu juga banyak petugas haji yang sangat luar biasa dedikasinya. Saya melihat beberapa petugas tidur di lorong-lorong tenda Mina karena tidak dapat tempat, tapi juga saya harus akui bahwa tahun lalu banyak petugas haji juga yang tidak tahu apa yang harus dilakukan," katanya.

Oleh karena itu, katanya, melalui kegiatan ini, para peserta dibekali pemahaman kebijakan penyelenggaraan haji yang terus berkembang.

"Niatkanlah berangkat sebagai petugas haji, niatkanlah berangkat sebagai pelayan tamu-tamu Allah. Insya Allah, jika ada rezeki, jika ada peluang, tentu kalian juga bisa ikut melaksanakan ibadah haji," kata Irfan.

Dalam kesempatan itu dia juga meminta para peserta pendidikan untuk mengingatkan keluarganya, lingkungan, serta masyarakat untuk mengikuti haji melalui jalur resmi guna mencegah orang menjadi korban dari kejadian tidak diinginkan.

"Tahun kemarin banyak korbannya, hanya haji sampai di Madinah, hanya haji sampai di Jeddah, hanya haji di Mina, tidak sampai ke Arafah," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj Puri Raharjo mengatakan bahwa kegiatan pelatihan diselenggarakan di Asrama Haji Pondok Gede dan di wilayah Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma.

Nantinya, kata Puri, para petugas akan ditempatkan di Mekkah, Madinah, daerah kerja bandara, serta di sektor layanan lainnya.

"Pada kesempatan pagi hari ini dipersiapkan untuk menampung sejumlah 1.636 peserta dan Alhamdulillah sampai pagi tadi yang sudah hadir sejumlah 1.501 orang, sebagian masih di perjalanan dan insyaa Allah pada pagi hari ini sudah bisa masuk asrama semua," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.