Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenhut Pastikan Ratusan Batang Kayu Dimanfaatkan Warga Terdampak Banjir di Aceh dan Sumut

📅 Kamis, 08 Jan 2026, 10:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenhut Pastikan Ratusan Batang Kayu Dimanfaatkan Warga Terdampak Banjir di Aceh dan Sumut Doc: Kemenhut
Ket. Petugas beristirahat di dekat pembangunan huntara menggunakan kayu terseret banjir di Aceh Utara, Aceh.

JAKARTA - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan pemanfaatan ratusan batang kayu terseret banjir Sumatra siap dioptimalkan untuk warga terdampak bencana di Aceh dan Sumatera Utara.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) Subhan dalam pernyataan dikonfirmasi dari Jakarta, Kamis (8/1), menyampaikan pemanfaatan kayu hanyutan dilakukan secara tertib dan terkontrol untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana.

"Dengan dukungan alat berat, pemilahan kayu hanyutan bisa dilakukan lebih cepat dan aman. Kayu yang layak kami manfaatkan untuk kebutuhan darurat warga," katanya.

Langkah itu sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 863 Tahun 2025 tentang Pemanfaatan Kayu Hanyutan Akibat Bencana Banjir Sebagai Sumber Daya Material untuk Rehabilitasi dan Pemulihan Pascabencana di Wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dia menjelaskan di Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Utara, kayu hanyutan yang telah diukur dan dinyatakan layak dimanfaatkan di wilayah tersebut mencapai 454 batang dengan volume 730,95 meter kubik. Hal itu, berdasarkan pendataan sampai dengan Selasa (6/1).

Pemilahan dan pemanfaatan kayu hanyutan dilakukan dengan dukungan 35 alat berat oleh Kemenhut, TNI, dan Kementerian PU.

Seluruh alat berat tersebut difokuskan untuk pembersihan dan pemilahan kayu hanyutan di halaman rumah warga, sekaligus mulai memilah kayu yang berada di dalam aliran air agar dapat dimanfaatkan.

Pemanfaatan kayu hanyutan tersebut diarahkan, antara lain untuk mendukung pembangunan hunian sementara (huntara) yang dikembangkan berdasarkan hasil kajian dan riset Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dia menyebut hingga saat ini, pemanfaatan kayu oleh masyarakat dan lembaga kemanusiaan tercatat mencapai 28,86 meter kubik, dengan progres dua huntara dalam pembangunan dan satu unit telah selesai dibangun.

Di Desa Garoga, Huta Godang, dan Aek Ngadol, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pemanfaatan kayu hanyutan juga dilakukan secara masif dengan dukungan 20 alat berat dan 10 dump truck.

Kayu yang telah dipilah dan diolah dimanfaatkan untuk kebutuhan pengungsian dan penanganan darurat.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara Novita Kusuma Wardani menegaskan bahwa seluruh pemanfaatan kayu hanyutan dilakukan secara terkontrol dan sesuai ketentuan.

"Sebanyak 430 keping kayu olahan dengan volume 6,95 meter kubik dimanfaatkan sebagai alas lantai 267 unit tenda darurat. Penatausahaan dan pengawasan terus kami lakukan agar pemanfaatannya tepat sasaran," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.