Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembongkaran Tiang Monorel akan Fokus di Jalan Rasuna Said

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 15:59 WIB | Oleh:
Pembongkaran Tiang Monorel akan Fokus di Jalan Rasuna Said Doc: ANTARA FOTO/ Rivan Awal Lingga
Ket. Sejumlah kendaraan melintas di dekat tiang monorel, di Jalan Rasuna Said, Jakarta.

JAKARTA -- Pembongkaran tiang monorel yang mangkrak di Jakarta Selatan akan fokus di Jalan Rasuna Said terlebih dulu.

“Kita menata Rasuna Said saja, sepanjang 3,5 kilometer,” ujar Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo di Balai Kota, Rabu.

Heru mengatakan, pihaknya akan merapikan Jalan Rasuna Said sisi Timur yakni meliputi jalur cepat, jalur lambat dan trotoar.

Area tersebut akan dibuat sama seperti Rasuna Said sisi barat yang sudah lebih dulu rapi. Sisi timurnya masih terkendala adanya tiang monorel.

"Makanya akan kita rapikan jalannya yang Jalan Rasuna Said sisi Timur; jalur cepat, jalur lambat, dan trotoar akan kita tata. Nantinya hilang (pemisahnya). Sama seperti di sisi barat-nya," katanya.

Heru mengatakan setelah jalan bekas tiang monorel tersebut dihilangkan, nantinya kedua jalur tersebut akan menyatu.

Dengan demikian, nantinya jalur tersebut hanya ada satu jalur busway dan tiga jalur reguler. "Jadi kalau mau lihat jadinya seperti apa, lihat ke jalan di sebelahnya," katanya.

Adapun tiang monorel yang akan dibongkar di sepanjang Jalan Rasuna Said sebanyak 98 tiang. Diprakirakan, satu tiang akan menghabiskan waktu satu hari pembongkaran.

Heru menjelaskan, tiang-tiang monorel tersebut memang aset milik Adhi Karya. Namun, tanah dimana tiang tersebut berdiri merupakan aset Pemerintah Provinsi Jakarta.

Untuk itu, Heru menyebut nantinya pihak Pemerintah Jakarta akan mengadakan rapat bersama Adhi Karya untuk membahas apakah tiang tersebut akan dikembalikan ke pihak Adhi Karya setelah dibongkar.

“Kita rapatkan dengan Adhi Karya. Kalau tiangnya kita bongkar, kita kembalikan (besinya) ke Adhi Karya,” kata Heru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.