- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kolombia Komitmen Terus Ko...
Kolombia Komitmen Terus Koordinasi dengan AS Berantas Narkoba
Rabu, 07 Jan 2026, 01:05 WIBBOGOTA â Pemerintah Kolombia akan terus bekerja sama dengan Amerika Serikat (AS) untuk memerangi perdagangan narkoba dengan memanfaatkan intelijen dan teknologi Washington, demikian disampaikan negara Amerika Selatan itu pada Senin (5/1).
âPemerintah Kolombia telah memberi tahu pemerintah AS ⦠bahwa kami akan terus berkoordinasi dan bekerja sama dalam memerangi perdagangan narkoba,â ujar Menteri Dalam Negeri Kolombia Armando Benedetti dalam sebuah video bersama Menteri Kehakiman Andres Idarraga Franco yang dibagikan pemerintah kepada para jurnalis.
Dikutip dari The Straits Times, Benedetti menambahkan kerja sama tersebut mengandalkan intelijen dan teknologi AS untuk menghancurkan laboratorium, jaringan kriminal, serta kamp-kamp kejahatan.
Presiden AS Donald Trump pada akhir pekan lalu menyebut Presiden Kolombia Gustavo Petro sebagai âorang sakitâ dan mengatakan bahwa operasi militer AS di Kolombia dimungkinkan.
Pada Sabtu lalu, pasukan AS memasuki Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro, yang pada Senin (5/1) menyatakan tidak bersalah di pengadilan New York atas dakwaan terorisme narkoba.
Benedetti mengatakan operasi antinarkoba Kolombia akan menargetkan laboratorium narkoba, organisasi kriminal, serta kamp-kamp mereka.
âKami akan terus menekankan pemberantasan kejahatan ini, khususnya di perbatasan KolombiaâVenezuela,â kata Idarraga.
Sementara itu, Franco menegaskan bahwa pemberantasan narkotika harus terus dilakukan secara bersama dengan memanfaatkan peluang kerja sama bilateral.
Ia mengatakan Kolombia akan memprioritaskan upaya penanggulangan ancaman tersebut, terutama di wilayah perbatasan KolombiaâVenezuela.
Kolaborasi Internasional
Kolombia mengkritik pernyataan Trump pada Minggu dan menegaskan bahwa setiap potensi intervensi AS akan menjadi âcampur tangan yang tidak semestinya.â
Menteri Pertahanan Kolombia Pedro Sanchez mengatakan terdapat âpeluang emasâ untuk memperkuat kolaborasi internasional dalam memerangi perdagangan narkoba.
AS diketahui menekan Kolombia untuk meningkatkan upaya pemberantasan narkoba, seiring melonjaknya penanaman daun kokaâbahan baku pembuatan kokain dalam beberapa tahun terakhir.
Pemerintahan Presiden Petro menegaskan telah menyita kokain dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya, termasuk hampir 1.000 ton metrik sepanjang 2025.
Diketahui, pada pekan lalu, AS melancarkan serangan besar-besaran ke Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, serta membawa mereka ke New York.
- Ketegangan Politik
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara, Selocahyo Basoeki Utomo S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.