IOC Optimistis Persiapan Olimpiade Musim Dingin Tetap Tepat Waktu Meski Terkendala Keterlambatan

Rabu, 07 Jan 2026, 09:05 WIB

ROMA, ITALIA — Sebulan menjelang pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Italia, Komite Olimpiade Internasional (IOC) menyatakan keyakinannya bahwa seluruh persiapan akan selesai sesuai jadwal, meski sejumlah lokasi pertandingan sempat mengalami keterlambatan.

Direktur Eksekutif IOC Christophe Dubi mengatakan kepada AFP pada hari Selasa (6/1) waktu setempat bahwa proses persiapan kini memasuki fase krusial dan menunjukkan kemajuan signifikan. Beberapa venue Olimpiade Milan–Cortina, termasuk untuk cabang hoki es, snowboard, serta ski gaya bebas, sebelumnya dilaporkan terhambat dalam tahap pembangunan dan penyiapan.

Ket. Foto: Ilustrasi venue Olimpiade musim dingin. — Sumber: AFP

“Kami berada pada tahap di mana semuanya mulai menyatu, dengan tinggal satu bulan lagi menuju upacara pembukaan,” ujar Dubi dalam jawaban tertulis kepada AFP.

“Persiapan telah beralih dari fase perencanaan menuju implementasi operasional penuh di seluruh klaster.”

Menurut Dubi, rangkaian ajang uji coba yang telah digelar turut memperkuat keyakinan IOC. Uji coba tersebut meliputi lomba speed skating, hoki es, serta kejuaraan biathlon yang berlangsung akhir pekan lalu di Val di Fiemme. “Ajang-ajang uji coba itu mengonfirmasi kesiapan dan memberi kami informasi akhir yang sangat berharga. Semua ini semakin memperkuat kepercayaan diri kami,” katanya.

Salah satu venue utama, Santagiulia Arena di Milan, yang akan menjadi tuan rumah fase akhir turnamen hoki es, dijadwalkan dibuka pekan ini, sekitar satu bulan lebih lambat dari rencana awal. Meski demikian, turnamen hoki es Olimpiade kali ini tetap dinanti karena akan menandai kembalinya para bintang NHL ke panggung Olimpiade untuk pertama kalinya dalam 12 tahun.

Presiden Federasi Hoki Es Internasional (IIHF) Luc Tardif memastikan kesiapan fasilitas utama. “Infrastruktur hoki es, mulai dari ruang ganti, area latihan, hingga lapangan pertandingan, akan siap,” kata Tardif pada Senin. “Kami akan menyajikan turnamen yang luar biasa.”

Sementara itu, cabang snowboard dan ski gaya bebas akan digelar di Livigno, dekat perbatasan Swiss. Di lokasi ini, salju buatan diperlukan untuk membangun lompatan, rintangan, serta lintasan mogul. Produksi salju sempat tertunda beberapa hari akibat kendala teknis. Namun, CEO Olimpiade 2026 Andre Varnier menegaskan kepada AFP pada Senin bahwa proses produksi salju kini berjalan sesuai proyeksi.

Dengan waktu yang semakin mendekat, IOC menilai berbagai tantangan teknis tersebut dapat diatasi dan tidak akan mengganggu penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin yang dijadwalkan berlangsung bulan depan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.