Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

3.377 Gempa Tektonik Getarkan Sulawesi Utara Sepanjang 2025

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 08:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
3.377 Gempa Tektonik Getarkan Sulawesi Utara Sepanjang 2025 Doc: ANTARA
Ket. BMKG Stasiun Geofisika Manado, mencatat sebanyak 3.377 kejadian gempa bumi tektonik menggetarkan wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya sepanjang tahun 2025.

KOTA MANADO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Manado mencatat sebanyak 3.377 kejadian gempa bumi tektonik menggetarkan wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dan sekitarnya sepanjang tahun 2025.

"Secara teknis, distribusi gempa bumi berdasarkan kedalamannya didominasi oleh aktivitas di kerak bumi bagian atas," kata Koordinator bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado Muhammad Zulkifli di Manado, Rabu (07/1).

Gempa bumi dangkal, kata dia, terekam sebanyak 2.060 kejadian (paling dominan), gempa bumi menengah (1.283 kejadian), dan gempa bumi dalam (34 kejadian).

Dari sisi kekuatan, lanjutnya, rentang magnitudo yang tercatat bervariasi, dimulai dari yang terkecil M1,0 hingga gempa bumi terbesar yang mencapai magnitudo M7,6.

Dia menjelaskan dari ribuan kejadian tersebut terdapat 87 gempa bumi yang dirasakan secara nyata oleh masyarakat di berbagai wilayah.

Berdasarkan peta seismisitas atau peta episenter, pusat aktivitas gempa bumi sepanjang tahun 2025 terkonsentrasi di tiga area utama, yakni Teluk Tomini, Laut Maluku, dan Laut Sulawesi.

"Dampak guncangan (intensitas) dirasakan secara meluas di berbagai titik di Sulawesi, Maluku Utara, hingga Kalimantan Timur," katanya.

Beberapa wilayah dengan catatan intensitas yang signifikan antara lain di Sulawesi Utara yaitu Kota Manado (II-III MMI), Bitung, Minahasa Utara, Kotamobagu (III MMI), serta wilayah Bolaang Mongondow Raya yang cukup sering merasakan getaran.

Sementara di wilayah Gorontalo, Bone Bolango, dan Pohuwato, juga melaporkan kejadian gempa dirasakan dengan intensitas rata-rata II-III MMI.

Di Kepulauan Nusa Utara, kata dia, yaitu Melonguane (III-IV MMI), Tahuna, Naha, dan Sangihe, menjadi area yang terdampak aktivitas gempa di Laut Sulawesi dan Laut Maluku.

Di Maluku Utara, guncangan cukup kuat dirasakan di Sofifi (IV MMI), Ternate (III-IV MMI), Morotai (III-IV MMI), serta Galela dan Halmahera.

Sedangkan di Sulawesi Tengah dan Kalimantan, lanjut dia, getaran juga mencapai Toli-Toli, Buol, hingga melintas batas laut menuju Berau, Tarakan, dan Biduk-biduk di Kalimantan Timur dengan intensitas II-III MMI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Enam Desa Wisata Ditetapkan...
Ekonomi
Dibayangi Tekanan Eksternal...

Kebakaran di Kebayoran Lama, 150 Jiwa Terdampak

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Kebakaran di Kebayoran Lama...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.