187 Sekolah di Pamekasan Membutuhkan Perbaikan
Rabu, 07 Jan 2026, 23:55 WIBPamekasa - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, mengusulkan perbaikan 187 sekolah rusak kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada tahun anggaran 2026.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan Akhmad Basri Yulianto, di Pamekasan, Rabu, mengatakan sebanyak 187 sekolah yang diusulkan untuk diperbaiki itu mulai dari tingkat TK hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
"Rinciannya untuk TK dan PAUD sebanyak 55 sekolah, SD sebanyak 103 sekolah, dan SMP sebanyak 29 sekolah," katanya.
Menurut Basri, jenis kerusakan 187 sekolah itu meliputi rusak ringan, sedang, dan berat.
Selain karena faktor usia, kerusakan yang terjadi di sebagian sekolah itu, karena kebakaran, angin kencang, dan puting beliung.
"Kalau yang rusak karena dimakan usia, di antaranya SDN Jungcangcang 3 Pamekasan," kata Basri.
Ia menuturkan, gedung sekolah itu sudah tua dan sebagian bangunan sudah ada yang ambruk, Sedangkan lembaga pendidikan yang rusak karena bencana alam berupa angin kencang adalah SDN Palengaan Laok 6.
"Sebanyak tiga ruang kelas rusak berat akibat angin kencang, dan siswa terpaksa belajar di rumah warga," katanya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Ketua RT di Blora Nekat Melintasi Jalan Cor Basah, Videonya Viral dan Berujung Laporan Polisi
-
Banjir Rendam 12 RT dan Empat Ruas Jalan di Jakarta Barat
-
Ruang kelas sementara siswa terdampak erupsi Semeru
-
Mendes Yandri dan 15 CEO Asal Inggris Bahas Percepatan Listrik Desa
-
Jangan Salahkan Bantal Jika Muncul Punuk di Leher, Simak Penjelasan Dokter
-
Ekonomi Lokal Jakarta Tumbuh Stabil
-
Sekolah Rusak Parah, Pemkab Sampang Siasati KBM Secara Bergantian di SDN Pangelen 1
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.