Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tinggal Selangkah Lagi, Progres Huntara Aceh Tamiang Capai 75 Persen

📅 Selasa, 06 Jan 2026, 23:59 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tinggal Selangkah Lagi, Progres Huntara Aceh Tamiang Capai 75 Persen Doc: ANTARA/HO-PT PP
Ket. Danantara berkolaborasi dengan PT PP (Persero) Tbk memperkuat pemulihan pasca-bencana di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh melalui pembangunan hunian sementara (huntara).

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Saat ini progres pembangunan huntara telah mencapai sekitar 75% dan sebanyak 7 blok selesai pada Sabtu (10/1/2026).

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan komitmen penuh Kementerian PU dalam mendukung penanganan bencana yang dikoordinasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Kami berkomitmen untuk mensuport penuh BNPB. Huntara ini dibangun agar masyarakat terdampak dapat segera tinggal di tempat yang lebih layak, aman, dan bermartabat. Selain hunian, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan sarana air bersih dan sanitasi,” kata Menteri Dody.

Pembangunan huntara direncanakan terdiri atas 7 blok bangunan modular dengan kapasitas masing - masing blok 12 kepala keluarga (KK) di Gampong Bundar, Aceh Tamiang.

Dari total 7 blok utama, satu blok masih difungsikan sementara sebagai area penyimpanan material karena posisinya berada di bagian depan lokasi dan berbatasan langsung dengan jalan.

Secara keseluruhan, huntara Aceh Tamiang dirancang untuk menampung sekitar 84 KK atau sekitar 336 jiwa dalam satu lokasi. Setiap blok dapat menampung hingga 12 KK atau sekitar 48 orang.

Kawasan huntara ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain toilet komunal, instalasi listrik dan pencahayaan, serta jaringan air bersih dan sanitasi guna menunjang aktivitas dan kebutuhan dasar warga selama masa tinggal sementara.

Dari sisi teknis, huntara dibangun menggunakan sistem bangunan modular dengan struktur rangka baja ringan yang dirancang kuat, cepat dibangun, dan tetap memberikan kenyamanan bagi penghuni.

Tahapan pekerjaan meliputi pembangunan pondasi, pemasangan rangka modular, dinding dan atap baja ringan, hingga pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP).

Pembangunan huntara ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan manusiawi bagi warga terdampak bencana, yang sebelumnya harus bertahan di tenda-tenda pengungsian dengan keterbatasan ruang dan fasilitas.

Dengan tersedianya huntara, masyarakat diharapkan dapat menjalani masa pemulihan dengan kondisi yang lebih baik.

Meniru BRR Tsunami Aceh

Pemerhati masalah kemiskinan Sustainability Learning Center (SLC), Hafidz Arfandi menegaskan proses pemulihan bencana di Aceh harus komprehensif, dari mulai mengatasi kebutuhan pokok sandang, pangan dan papan hingga menyangkut penghidupan, tidak boleh sporadis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Megapolitan
Bank Jakarta Biayai Infrast...
Megapolitan
Obligasi Daerah Dirilis Dua...
Luar Negeri
Warga Lokal Harus Dilibatka...
Luar Negeri
IMF Peringatkan Negara Misk...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.