Kasus Malaria di Kabupaten Penajam Turun Signifikan pada 2025, Ini Rahasianya

Selasa, 06 Jan 2026, 17:43 WIB

PENAJAM PASER UTARA, KALIMANTAN TIMUR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, menyebutkan angka kasus malaria yang tercatat di pusat-pusat pelayanan kesehatan (puskesmas) mengalami penurunan cukup signifikan pada 2025.

"Pemerintah kabupaten berhasil turunkan kasus malaria pada 2025, sehingga kini masuk dalam daerah zona hijau malaria," ujar Fungsional Entomologi Dinkes Penajam Paser Utara Ponco Waluyo di Penajam, Selasa (6/1).

Ket. Foto: Ilustrasi seorang anak penderita malaria sedang berbaring di bangsal anak RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. — Sumber: ANTARA/Lintang Nusa

Langkah-langkah pengentasan malaria yang dilakukan, kata dia, antara lain dengan membagikan kelambu insektisida antimalaria, terutama di wilayah endemis malaria, melalui masing-masing puskesmas yang berada di wilayah endemis.

"Juga menyebarkan kader kesehatan untuk memantau langsung di wilayah terpencil atau pelosok, serta pembagian obat antimalaria," tambahnya.

Dinkes Kabupaten Penajam Paser Utara menemukan 1.315 kasus malaria sepanjang 2023, kemudian terdata mengalami penurunan menjadi 558 kasus selama tahun 2024, dan pada tahun 2025 turun lebih dari 50 persen menjadi 169 kasus.

Karena itu, kata dia, Kabupaten Penajam Paser Utara masuk zona hijau dari sebelumnya zona kuning malaria.

Dari laporan pada 2025, lanjutnya, kasus malaria paling banyak ditangani Puskesmas Sotek, yakni 86 kasus dan di wilayah Kecamatan Sepaku sebanyak 36 kasus. Sisanya di wilayah Kecamatan Babulu, Kecamatan Waru, dan sebagian wilayah Kecamatan Penajam.

Kasus malaria tercatat hanya 25 persen penularan terjadi di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan 75 persen terdata penularan malaria terjadi di luar kabupaten setempat, terutama yang penduduknya bekerja sektor perkebunan dan kehutanan.

Penularan malaria banyak terjadi di wilayah perbatasan antara Kabupaten Penajam Paser Utara-Kabupaten Paser, serta Kabupaten Penajam Paser Utara-Kabupaten Kutai Barat. Namun, kata dia, berhasil ditangani puskesmas di Kabupaten Penajam Paser Utara. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.