Siswa SDN Pamarican 2 Serang Disambut Banjir pada Hari Pertama Masuk Sekolah
Senin, 05 Jan 2026, 18:24 WIBSERANG, BANTEN - Suasana hari pertama masuk sekolah setelah libur semester serta Natal dan Tahun Baru (Nataru) di SDN Pamarican 2, Kota Serang, Banten, Senin, masih lengang tanpa kehadiran siswa akibat banjir yang merendam seluruh ruang kelas.
Kepala SDN Pamarican 2 Kota Serang Subhi di Serang, Senin (5/1), mengatakan momentum awal kegiatan belajar mengajar (KBM) terpaksa dialihkan menjadi pembelajaran jarak jauh atau daring karena kondisi sekolah yang tidak memungkinkan.
"Seharusnya hari ini siswa masuk, namun karena banjir, anak-anak belajar melalui daring. Guru-guru tetap hadir di sekolah untuk memberikan tugas dan memantau siswa yang sedang daring," ujar Subhi.
Banjir yang menggenangi sekolah tersebut terjadi akibat hujan deras sejak akhir pekan lalu ditambah buruknya sistem resapan air.
Menurut Subhi, ketinggian air sempat mencapai lutut orang dewasa pada Sabtu dan Minggu, menyebabkan enam ruang kelas (kelas 1-6) dan perpustakaan terendam.
Ia menjelaskan sebanyak 234 siswa diperintahkan untuk belajar dari rumah sesuai arahan Kepala Dinas Pendidikan Kota Serang yang telah meninjau lokasi. Kebijakan ini diambil demi keselamatan dan kesehatan para siswa.
"Kemungkinan belajar daring ini bisa berlangsung satu minggu atau lebih kalau keadaan turun hujan lagi," katanya.
Pihak sekolah mengaku telah melakukan berbagai upaya antisipasi, termasuk membuat bendungan kecil di area belakang sekolah, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil maksimal.
â"Informasi dari pemerintah kota, insya Allah tahun ini mudah-mudahan bisa terealisasi pembangunan total. Rencananya tanah halaman sekolah akan disamakan tingginya dengan jalan," pungkas Subhi.
Kondisi serupa juga terjadi di SDN Pamarican 1 yang berlokasi tepat di sebelah SDN Pamarican 2, dimana sejumlah ruang kelas masih tampak tergenang air. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Paraguay Jaga Asa di Piala Dunia 2026, Turki Tersingkir Usai Kekalahan Dramatis
-
IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat bagi Kelompok Sensitif pada Rabu Pagi
-
Zverev Akhiri Penantian Gelar Grand Slam, Juarai Prancis Open 2026
-
Ratusan Rumah di Kota Bengkulu Terendam Banjir 1 Meter Akibat Cuaca Ekstrem
-
Banjir di Cibeber Perjalanan KA Siliwangi Dihentikan Sementara
-
Banjir Mematikan Terjang Kentucky AS: Empat Orang Tewas, Status Darurat Ditetapkan
-
Banjir akibat luapan Danau Sentani
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.