Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Konfirmasi Jasad Temuan Tim SAR Merupakan Pelatih Valencia

📅 Senin, 05 Jan 2026, 04:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polisi Konfirmasi Jasad Temuan Tim SAR Merupakan Pelatih Valencia Doc: Antara
Ket. Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah yang diduga korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Serai, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/1).

Kupang - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur memastikan bahwa jasad yang ditemukan oleh Tim SAR gabungan dalam operasi pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo adalah pelatih tim B wanita Valencia Spanyol, Fernando Martin Carreras (FMC). 

“Benar yang bersangkutan adalah pelatih Valencia untuk tim B yang teridentifikasi melalui cincin dan jam tangan,” kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra di Kupang, Minggu (4/1).  

Selain itu kepastian lainnya juga adalah ditemukan kesesuaian antara data ante mortem dan post mortem antara lain jenis kelamin pria dewasa, tinggi badan, ciri khusus seperti tato juga.

Dia mengatakan seluruh temuan tersebut dikonfirmasi oleh pihak keluarga langsung yang masih berada di Labuan Bajo hingga Minggu (4/1) hari ini. 

Dia mengungkapkan proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh oleh Tim DVI Biddokkes Polda NTT, dengan membandingkan data ante mortem (AM) dari keluarga dan kedutaan, serta data post mortem (PM) hasil pemeriksaan medis forensik. 

Tentunya ujar dia proses identifikasi juga dilakukan secara hati-hati dengan mengedepankan prinsip ilmiah dan kemanusiaan.

“Tim DVI mengumpulkan dan mencocokkan data primer dan sekunder sesuai protokol Interpol, meskipun data primer seperti sidik jari tidak dapat digunakan secara optimal akibat kondisi jenazah,” tambah dia.

Saat ini, jenazah korban kecelakaan kapal wisata itu berada di fasilitas kesehatan di Labuan Bajo untuk penanganan lanjutan.

Karena masih menunggu proses koordinasi pemulangan ke negara asal bersama pihak keluarga dan perwakilan kedutaan.

Sebelumnya, kecelakaan laut menimpa kapal motor Putri Sakinah yang mengangkut wisatawan di perairan Selat Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Kapal pinisi itu membawa 11 penumpang yang terdiri dari enam wisatawan mancanegara asal Spanyol, satu orang pemandu wisata, serta empat orang kru kapal.

Dari total 11 orang yang berada di atas kapal, tujuh orang berhasil diselamatkan. Sedangkan empat orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Kemenperin Dorong Gen Z Kembangkan Industri Batik

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.