Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Jadul Pangupo Jiwo Trenggalek Mendadak Ramai, Apa yang Membuatnya Istimewa?

1 Senin, 12 Okt 2026, 00:18 WIB | Oleh:
Pasar Jadul Pangupo Jiwo Trenggalek Mendadak Ramai, Apa yang Membuatnya Istimewa? Pasar Jadul Pangupo Jiwo Trenggalek Mendadak Ramai, Apa yang Membuatnya Istimewa? Doc: Antara foto
Ket. Pedagang dan pembeli bertransaksi menggunakan mata uang tradisional sebagai alat tukar di Pasar Kuliner Pangupojiwo, Desa Dompyong, Bendungan, Trenggalek, Jawa Timur, Minggu (11/10).

TRENGGALEK - Pasar Jadul Pangupo Jiwo di kawasan hutan pinus kaki Gunung Wilis, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, ramai dikunjungi warga, Minggu.

Pasar kuliner tradisional yang mengusung suasana Jawa tempo dulu itu menjadi ruang promosi produk lokal, sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sebanyak 14 lapak yang dikelola 10 kelompok wanita tani (KWT) dan empat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Bendungan habis dalam waktu kurang dari dua jam sejak pasar dibuka pukul 08.00 WIB.

Pengunjung datang dari berbagai desa hingga luar daerah untuk menikmati aneka makanan dan jajanan tradisional yang disajikan menggunakan wadah alami, seperti daun, gerabah, batok kelapa, dan gelas bambu.

Transaksi juga dikemas menggunakan alat tukar berupa gebog dan koin kuno untuk memperkuat suasana pasar tempo dulu.

“Ini merupakan pasar jadul ketiga yang kami gelar sejak 2 Agustus lalu. Kami merancang pasar ini bersama Pemerintah Kecamatan Bendungan dengan konsep perdagangan masa lalu,” kata pendamping KWT Putri Wilis, Indah Ayu Lestari.

Mantan Camat Bendungan Sujatmiko, yang menggagas Pasar Jadul Pangupo Jiwo saat masih menjabat, mengatakan, pasar tersebut dirintis sebagai ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelestarian budaya lokal, dan penguatan gotong royong.

"Kegiatan ini sejalan dengan tagline kami, 'nguri-uri budoyo, nguripi ekonomi ekonomi warga' (melestarikan budaya, menghidupkan ekonomi masyarakat lokal). Dari semangat inilah kemudian lahir ide rintisan pasar jadul ini," kata Sujatmiko yang baru pensiun per 1 Oktober 2026 dengan jabatan terkahir Camat Bendungan ini.

Ia berharap Pasar Jadul Pangupo Jiwo yang digelar sebulan sekali setiap Minggu Legi dalam penanggalan Jawa itu kelak bisa berkembang menjadi ikon pasar kuliner bergaya tempo dulu, di Trenggalek.

Pelaksanaan perdana Pasar Jadul Pangupo Jiwo digelar pada 2 Agustus 2026.

Data itu gelaran dilakukan swadaya dan swadana oleh Paguyuban KWT Putri Wilis bersama mahasiswa KKN Universitas Brawijaya Malang dan Universitas Muhammadiyah Ponorogo, dengan pendampingan pemerintah kecamatan serta Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bendungan.

Ternyata, respons masyarakat sangat tinggi.

"Pada gelaran pertama, jualan kuliner peserta ludes dalam tempo kurang dari sejam. Kami lalu lakukan evaluasi dan pengembangan agar eventnya semakin semarak dan maksimal," ujar Sujatmiko.

Pada pelaksanaan kedua, 6 September 2026, pengelolaan pasar diteruskan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Dompyong.

Keterlibatan masyarakat desa diharapkan menjaga keberlanjutan kegiatan, sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi pelaku usaha setempat.

Selain menjadi tempat berjualan, Pasar Pangupo Jiwo juga membuka ruang bagi kelompok wanita tani dan UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada pengunjung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
Tiongkok Kobarkan Perang To...
Ekonomi
Magelang Sulap Karnaval Jad...
Advertisement
Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.