Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bengkulu Normalisasi Sungai Antisipasi Banjir

📅 Senin, 05 Jan 2026, 16:10 WIB | Oleh:
Pemkot Bengkulu Normalisasi Sungai Antisipasi Banjir Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. Rumah warga di Kelurahan Tanjung Agung yang terdampak banjir akibat hujan deras yang terjadi sejak Kamis malam (1/1).

Kota Bengkulu -- Pemerintah Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu melakukan normalisasi sungai dan membangun kolam retensi guna mengurangi potensi banjir di wilayah tersebut.

"Normalisasi sungai akan dilakukan dan kolam retensi juga sedang dalam proses. Tahun ini dilakukan ganti rugi lahan, dan diperkirakan pertengahan tahun ada pembayaran dari Balai Wilayah Sungai VII," kata Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi di Bengkulu, Senin.

Untuk itu, pemerintah kota terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat penanganan banjir jangka pendek maupun jangka panjang.

Ia menyebut bahwa penyelesaian permasalahan banjir di Kota Bengkulu tidak dapat diselesaikan secara instan, sebab saat ini kondisi daerah hulu sungai yang gundul akibat aktivitas pertambangan batubara tanpa reklamasi maksimal menjadi penyebab utama.

"Ini tidak bisa abrakadabra, di hulunya sudah gundul akibat batubara dan reklamasi tidak dilakukan. Jadi walaupun Kota Bengkulu tidak hujan, banjir tetap terjadi," ujar dia.

Sementara itu, berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu sebanyak 2.792 orang atau 698 kepala keluarga (KK) di wilayah tersebut terdampak banjir akibat hujan deras yang terjadi sejak Kamis malam (1/1/2026).

Sebelumnya, Balai Wilayah Sungai Sumatera VII menganggarkan dana dengan total mencapai Rp2,9 triliun untuk pembangunan pengendalian banjir di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu.

Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Medya Ramadhan menerangkan bahwa anggaran awal untuk pembangunan tersebut sebesar Rp100 miliar dan ditargetkan selesai pada akhir 2025.

"Pekerjaan sudah dimulai dan kami optimistis dapat menyelesaikan tahap pertama sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan," ujar dia.

Pihaknya juga akan melakukan normalisasi normalisasi sungai dan serangkaian pekerjaan lainnya dalam tahapan berikutnya guna memastikan Kota Bengkulu lebih terlindungi dari ancaman banjir di masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Luar Negeri
WMO: El Nino Berpotensi Cap...

KLH Siap Pastikan SPPG Ramah Lingkungan

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
KLH Siap Pastikan SPPG Rama...
Nasional
Menkeu Minta Restitusi Paja...

Banjir di Tailan Meluas

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Banjir di Tailan Meluas
Luar Negeri
Trump Umumkan Kesepakatan I...
Advertisement
WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.