Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Layanan Gizi bagi Warga Binaan Lapas Palu

📅 Minggu, 04 Jan 2026, 22:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Layanan Gizi bagi Warga Binaan Lapas Palu Doc: Antara
Ket. Kalapas Palu Makmur meninjau dapur lapas guna memastikan kebersihan lingkungan kerja dan mendorong peningkatan kualitas produksi produk UMKM warga binaan.

Palu - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu, Sulawesi Tengah mengoptimalkan layanan gizi bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) guna mendukung pemenuhan hak dasar serta meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup mereka.

Kepala Lapas Kelas IIA Palu Makmur dalam keterangan di Palu, Minggu, menegaskan komitmen jajaran lapas setempat dalam menyusun menu makanan yang tepat guna dan tepat sasaran.

“Menu tahun anggaran 2026 disusun dengan mempertimbangkan keseimbangan gizi, kondisi kesehatan warga binaan, serta kemampuan anggaran,” katanya.

Lapas Palu melaksanakan rapat perencanaan menu WBP tahun anggaran 2026 sebagai upaya strategis meningkatkan kualitas layanan dasar bagi warga binaan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi.

Ia mengatakan kegiatan ini untuk menyusun menu makanan yang lebih variatif, seimbang, dan tetap efisien dalam penggunaan anggaran.

Ia menyampaikan perencanaan menu tidak hanya memperhatikan aspek gizi, tetapi juga disesuaikan dengan kondisi kesehatan warga binaan serta kemampuan anggaran yang tersedia.

“Harapannya, penyajian makanan dapat semakin berkualitas dan mendukung pelaksanaan pembinaan secara optimal,” ujarnya.

Ia mengatakan hal ini bagian penting dari pemenuhan hak dasar warga binaan sekaligus menjadi elemen penting dalam proses pembinaan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah Bagus Kurniawan mengatakan peningkatan mutu layanan dasar bagian dari upaya reformasi pemasyarakatan yang terus didorong.

“Pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk penyediaan makanan yang bergizi dan layak, merupakan wujud nyata komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik di lingkungan pemasyarakatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan peningkatan layanan pemenuhan kebutuhan dasar bukan sekadar aspek administratif, melainkan bagian penting dalam menjaga stabilitas pembinaan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan kondusif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.