Gubernur Ajak Warga Papua Jaga Kerukunan Beragama Ciptakan Bumi Cendrawasih yang Harmonis
Minggu, 04 Jan 2026, 08:33 WIBJAYAPURA - Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri mengajak masyarakat terus menjaga dan memperkuat kerukunan umat beragama sebagai fondasi utama dalam menciptakan bumi Cendrawasih yang harmonis.
"Kerukunan umat beragama adalah kekuatan besar Papua. Ini warisan leluhur yang harus terus kita jaga bersama, karena dari sinilah kedamaian dan persatuan Papua terbangun,â katanya disela-sela upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama (Kemenag) di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua, Jayapura, Sabtu.
Untuk itu pihaknya mengapresiasi Kemenag, khususnya Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Papua, atas peran aktifnya dalam menjaga toleransi dan keharmonisan kehidupan beragama di Tanah Papua.
"Toleransi di Papua telah terbangun sejak lama dan menjadi identitas masyarakat yang harus terus dipelihara, meskipun Papua kini mengalami pemekaran wilayah," ujarnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, mari merawat bersama-sama kerukunan beragama di Tanah Papua agar tentram.
âSejak saya menjabat Kapolda Papua hingga sekarang sebagai gubernur, saya melihat toleransi umat beragama di Papua sangat luar biasa. Ini tidak boleh melemah, justru harus semakin diperkuat,â katanya.
Pihaknya juga mendorong Kemenag agar terus meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan hingga menjangkau seluruh kabupaten di Papua, sehingga pelayanan dapat dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh masyarakat.
"Penghargaan seperti Harmony Award bukanlah tujuan utama, melainkan bagaimana nilai-nilai toleransi dan kerukunan benar-benar hidup dan dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Dia menjelaskan yang terpenting bukan penghargaan, tetapi bagaimana suasana damai itu nyata, dirasakan, dan dinikmati oleh masyarakat Papua.
"Untuk itu peringatan HAB ke-80 Kemenag tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dan Kemenag dalam menjaga kerukunan umat beragama serta mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai persatuan dan toleransi," katanya.
Berita Terkait:
-
Kabar Mengejutkan dari AS, Biaya Visa Kerja H-1B Bisa Tembus Rp1,82 Miliar
-
Dibuka Menguat, IHSG Hari Ini Bergerak Mendatar, Pasar Cermati Sentimen Global dan Domestik
-
Kolaborasi LG dan Marriott Dorong Transformasi Digital Industri Perhotelan
-
Pemkot Tangerang Selatan Gencarkan Uji Emisi Gas Buang Kendaraan
-
Bandara SMB II: Sebanyak 18 Penerbangan Batal akibat Erupsi Krakatau
-
OIKN Perkuat Patroli Udara Cegah Karhutla Meluas
-
Letusan Anak Krakatau Masih Ganggu Penerbangan, KAI Daop 8 Kembali Tambah Kereta Eksekutif dan Ekonomi New Generation untuk Perjalanan Surabaya-Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.