Jakarta Siaga Banjir Rob hingga 7 Januari 2026, Berikut Daftar Wilayah Pesisir yang Dipantau

Sabtu, 03 Jan 2026, 21:25 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir pesisir atau rob yang diperkirakan berlangsung hingga 7 Januari 2026. Sejumlah langkah antisipatif dilakukan, mulai dari penyiagaan infrastruktur pengendali air hingga pengerahan personel di wilayah pesisir utara Jakarta.

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, memastikan seluruh sumber daya telah disiapkan untuk meminimalkan dampak limpasan air laut ke daratan. Fokus utama dilakukan pada optimalisasi pompa, pintu air, serta kesiapan Satgas SDA atau Pasukan Biru di lapangan.

Ket. Foto: Optimalisasi pompa, pintu air, serta kesiapan Satgas SDA atau Pasukan Biru di lapangan. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Dinas SDA menyiagakan pompa stationer, pompa mobile, pintu air, serta Pasukan Biru yang siap bergerak cepat di lapangan," ujar Ika di Jakarta, Sabtu (3/1).

Pompa dan Pintu Air yang Disiagakan:

  • Pintu Air Marina

Berfungsi sebagai pengendali utama aliran air laut di kawasan Marina, pintu air ini dijaga penuh untuk mencegah limpasan saat pasang maksimum.

  • Rumah Pompa Waduk Pluit

Menjadi tulang punggung pengendalian rob di wilayah Pluit dan sekitarnya, dengan kesiapan operasi 24 jam.

  • Pompa/Polder Kali Asin

Difokuskan untuk mengendalikan genangan di kawasan permukiman dan pelabuhan Kali Asin.

  • Pompa Ancol

Disiagakan untuk mengantisipasi limpasan air laut di kawasan wisata dan akses utama Ancol.

  • Pompa Junction PIK

Menjadi titik strategis pengendalian rob di kawasan Pantai Indah Kapuk dan sekitarnya.

  • Pompa Muara Angke

Difungsikan untuk melindungi kawasan permukiman nelayan dan pelabuhan Muara Angke.

  • Pompa Pasar Ikan

Menangani potensi genangan di kawasan Sunda Kelapa yang kerap terdampak rob.

  • Pompa Tanjungan

Disiapkan untuk mengendalikan limpasan di area tambak dan sekitar Rumah Pompa Tanjungan.

Selain infrastruktur pompa dan pintu air, Dinas SDA juga membangun tanggul darurat sebagai solusi jangka pendek. Langkah ini dilakukan sambil menunggu penyelesaian proyek tanggul laut National Capital Integrated Coastal Development (NCICD).

Lokasi tanggul darurat diantaranya:

1. Muara Angke

Difokuskan untuk melindungi kawasan permukiman dan aktivitas pelabuhan.

2. Muara Baru

Dibangun untuk menahan limpasan air laut di area industri dan pelabuhan.

3. Sunda Kelapa (Pasar Ikan)

Menjadi titik prioritas karena berdekatan langsung dengan pelabuhan tua Jakarta.

4. Jalan R.E. Martadinata (depan JIS)

Ditujukan untuk melindungi akses utama dan kawasan sekitar Jakarta International Stadium.

5. Marunda Pulo

Untuk mengurangi risiko genangan di kawasan permukiman pesisir.

"Kami berharap langkah-langkah ini efektif menahan limpasan air laut, sehingga aktivitas masyarakat di wilayah pesisir tetap dapat berjalan dengan aman," kata Ika.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta juga mengeluarkan peringatan kewaspadaan rob hingga 7 Januari 2026. Peringatan ini merujuk pada informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok terkait fenomena pasang maksimum air laut.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan pasang maksimum terjadi akibat kombinasi fase bulan purnama dan perigee atau supermoon. Kondisi ini berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut secara signifikan, terutama pada pagi hingga siang hari.

"Puncak pasang maksimum diperkirakan terjadi pada pukul 06.00 hingga 12.00 WIB," ujar Isnawa.

Wilayah berpotensi terdampak rob antara lain:

  • Tanjungan

Area sekitar Rumah Pompa Tanjungan dan kawasan tambak.

  • Muara Angke

Permukiman pelabuhan RT 11/RW 11, RT 01/RW 22, RT 02/RW 22, Pluit Raya, dan Pluit Utara.

  • Muara Baru

Kawasan pelabuhan dan industri.

  • Marunda

Sekitar Museum Si Pitung dan RW 07.

  • Pasar Ikan (Sunda Kelapa)

Area sekitar pelabuhan.

  • Tanjung Priok dan Kalibaru

Sekitar Jalan Sulawesi dan Jalan Industri.

  • Ancol

Perempatan Gunung Sahari Marina dan kawasan depan JIS.

Pemprov DKI mengimbau warga pesisir untuk tetap waspada dan memantau informasi terkini melalui BPBD DKI, Aplikasi JAKI, atau layanan darurat 112. Intinya satu: laut lagi naik mood-nya, Jakarta jangan lengah.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.