- Home
-
- Luar Negeri
-
- Sumpah dengan Al-Quran, Zo...
Sumpah dengan Al-Quran, Zohran Mamdani Resmi Jadi Wali Kota New York
Kamis, 01 Jan 2026, 15:35 WIBJAKARTA - Zohran Mamdani resmi dilantik sebagai Wali Kota New York City ke-112 dalam sebuah prosesi yang berlangsung pada Kamis dini hari waktu setempat. Pelantikan ini langsung mencatatkan sejarah baru karena Mamdani menjadi wali kota Muslim pertama yang memimpin kota terbesar di Amerika Serikat tersebut.
Mamdani, yang merupakan imigran asal Uganda, mengucapkan sumpah jabatan dengan meletakkan tangannya di atas Al-Quran. Momen tersebut berlangsung tak lama setelah tengah malam di sebuah stasiun kereta bawah tanah bersejarah di Manhattan yang sudah lama tidak beroperasi. Lokasi pelantikan yang tidak biasa ini menambah makna simbolis dari awal masa kepemimpinannya.
âIni benar-benar suatu kehormatan dan hak istimewa seumur hidup,â ujar Mamdani sesaat setelah prosesi pelantikan selesai. Pernyataan itu mencerminkan perjalanan politiknya yang terbilang cepat dan mengejutkan banyak pihak.
Sebelum dilantik sebagai wali kota, Mamdani dikenal sebagai mantan anggota Dewan Negara Bagian New York dari Queens. Namanya mencuri perhatian nasional setelah berhasil memenangkan pemilihan pendahuluan Partai Demokrat pada musim panas lalu. Kemenangannya dianggap mengejutkan karena ia mengalahkan sejumlah figur mapan dengan kampanye yang berfokus pada isu keterjangkauan hidup di perkotaan.
Dalam kampanyenya, Mamdani mengusung sejumlah janji populis yang menyasar kebutuhan dasar warga New York. Ia berkomitmen mendorong program penitipan anak universal, membekukan biaya sewa bagi sekitar dua juta penyewa dengan sistem sewa stabil, serta menghadirkan layanan bus kota yang lebih cepat dan gratis.
Sumpah jabatan Mamdani dibacakan oleh Jaksa Agung Negara Bagian New York, Letitia James, sosok yang ia sebut sebagai inspirasi politiknya. Kehadiran James mempertegas dukungan dari tokoh-tokoh penting Partai Demokrat di negara bagian tersebut.
Pemilihan lokasi pelantikan juga sarat makna. Mamdani dilantik di peron stasiun bawah tanah Balai Kota lama yang terletak di bawah City Hall Park, Manhattan. Stasiun ini dikenal sebagai salah satu keajaiban arsitektur New York, dengan langit-langit lengkung berubin, kaca patri, dan lampu gantung kuningan, meski telah ditutup sejak 1945.
Stasiun tersebut merupakan bagian dari 28 stasiun kereta bawah tanah pertama New York yang dibuka pada 1904, menandai era baru transportasi dan pertumbuhan kota. Usai pelantikan, Mamdani menyebut lokasi itu sebagai pengingat pentingnya transportasi umum bagi kesehatan, vitalitas, dan warisan Kota New York.
Dengan latar belakang imigran, identitas keagamaan yang kental, serta agenda kebijakan yang menitikberatkan pada keadilan sosial, kepemimpinan Zohran Mamdani dipandang akan membawa warna baru dalam dinamika politik New York City.
- Amerika Serikat
- New York
- New York City
- Zohran Mamdani
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Muhammad Daniel Ramadhan
Berita Terkait:
-
Warga Tangerang Diminta Manfaatkan Layanan Jemput Limbah B3
-
Fogging untuk Mencegah DBD di Pulau Harapan
-
Polda Jatim Minta Warga Tidak Takbir Keliling di Jalan Raya
-
THR ASN Tersalur Rp3,1 Triliun, Ditargetkan Tuntas Pekan Depan
-
Jelang Imlek, Ekspor Manggis Bali ke Tiongkok Melonjak Tajam
-
Pemkab Kabupaten Minahasa Utara Perluas Transaksi Nontunai untuk Tingkatkan Transparansi Keuangan
-
Zohran Mamdani Tandatangani Perintah Eksekutif Larang Agen ICE Masuk Properti Pemerintah New York
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.