Kabut Tebal Dampak dari Cuaca Ekstrem Menyelimuti Jalur Utama di Kawasan Puncak
Kamis, 01 Jan 2026, 17:56 WIBCianjur - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, mencatat cuaca ekstrem yang masih melanda jalur utama Cianjur, tepatnya di kawasan Puncak, disertai kabut tebal patut diwaspadai pengendara karena jarak pandang menjadi pendek.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur Ajun Komisaris Polisi Hardian Andrianto di Cianjur, Kamis, mengatakan hujan lebat disertai kabut tebal sejak beberapa hari terakhir kerap melanda kawasan Puncak terutama selama libur panjang akhir tahun.
"Termasuk pada Kamis pagi hingga siang kabut tebal masih menyelimuti jalur Puncak, jarak pandang hanya 5-10 meter, sehingga pengendara diminta waspada dan berhati-hati, selalu menjaga jarak aman dan menyalakan lampu utama," katanya.
Dia menjelaskan selama libur akhir tahun arus kendaraan yang melintas di sepanjang jalur utama Puncak-Cianjur sempat mengalami peningkatan sampai 1.000 kendaraan melintas per jam, namun memasuki hari pertama tahun 2026 kembali menurun.
Namun, sejumlah rekayasa arus diberlakukan guna mengantisipasi lonjakan arus di wilayah hukum Bogor, dimana sistem satu arah diberlakukan secara situasional guna mencairkan antrean setelah dilakukan koordinasi dengan Polres Bogor.
"Situasional ketika terjadi kepadatan arus di wilayah hukum Bogor, diberlakukan sistem satu arah dari Puncak Pass guna antisipasi macet total dengan ekor memasuki wilayah hukum Cianjur," katanya.
Dia menuturkan selama malam pergantian tahun 2026, pihaknya sempat memberlakukan penutupan arus mulai dari Tugu Lampu Gentur-By pass guna antisipasi macet total seiring meningkatnya volume kendaraan masyarakat yang hendak merayakan malam pergantian tahun.
Arus lalu lintas dengan tujuan Bogor, Jakarta dan seterusnya dialihkan ke jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi, namun jalur kembali dibuka pada pukul 22.00 WIB karena volume kendaraan terus berkurang setelah dilakukan rekayasa arus.
"Saat malam pergantian tahun sempat dilakukan penutupan arus dari Cianjur ke Puncak pada pukul 18.00 WIB karena volume kendaraan meningkat, namun sekitar pukul 22.00 WIB arus kembali dibuka normal dari kedua arah," katanya.
Sedangkan pada hari pertama tahun 2026, tambah dia, volume kendaraan yang melintas di sepanjang jalur Puncak-Cianjur masih tinggi dengan tujuan destinasi wisata di sepanjang jalur tersebut, sehingga sejumlah rekayasa arus akan diberlakukan ketika terjadi antrean.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kasad Pastikan Negara Akan Penuhi Seluruh Hak Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
-
Hari Pertama Pelaksanaan TKA Jenjang SMP
-
Angkasa Pura Indonesia dan AirNav Pastikan Operasional Bandara Soetta Tetap Terkendali Saat Cuaca Buruk
-
Masuki Pancaroba, BMKG Minta Warga Bandung Raya Waspadai Cuaca Ekstrem
-
Wah, di Papua pun Sudah Banyak Mafia Tanah Berkeliaran
-
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Banten pada 3-8 Mei, BMKG Minta Warga Waspada
-
Cuaca Ekstrem hingga 24 Mei, BPBD DKI Minta Warga Waspada Banjir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.