Memperingati Hari Amal Bakti dengan Khitanan Massal Gratis

Senin, 29 Des 2025, 23:20 WIB

Makassar - Kementerian agama Kabupaten Maros memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 dengan khitanan massal gratis yang diikuti ratusan anak usia Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama.

"Melalui kegiatan seperti ini kami ingin menunjukkan bahwa Kemenag hadir dan berkontribusi langsung bagi masyarakat. Semoga ini membawa keberkahan bagi anak-anak dan keluarga," kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Maros, H Muhammad Nur Halik di Maros, Senin.

Ket. Foto: Suasana kegiatan khitanan massal gratis yang digelar pihak Kemenag Kabupaten Maros dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 di Kabupaten Maros, Sulsel, Senin (29/12/2025). — Sumber: Antara

Dia mengatakan, peringatan HAB tidak hanya dimaknai sebagai seremonial belaka, namun juga sebagai momentum memperkuat kehadiran Kemenag di tengah-tengah masyarakat.

Berkaitan dengan hal tersebut lanjut dia, digelar khitanan massal sebagai bagian dari rangkaian bakti sosial atas sujud syukur dari perjalanan panjang Kemenag 80 tahun melayani umat.

Sementara itu ketua panitia HAB ke-80 Kemenag Kabupaten Maros, Ansar mengatakan khitanan massal ini targetnya sebanyak 160 anak dari sejumlah sekolah madrasah di Kabupaten Maros serta keluarga dari Kemenag perwakilan KUA di Kabupaten Maros.

Pelaksanaan khitanan massal ini melibatkan tim medis dari Rumah Sehat Baznas Sulsel dan bekerja sama dengan unit pengumpul Zakat Kemenag Maros dan Baznas Kabupaten Maros.

Selain pelaksanaan khitanan massal juga digelar donor darah sebagai bagian dari rangkaian peringatan HAB ke-80 Kemenag di Kabupaten Maros.

Salah seorang peserta khitanan massal, Nurdin mengatakan sangat berterima kasih sudah dibantu untuk khitan secara gratis.

"Selain itu juga mendapatkan bingkisan yang sangat berarti dan menjadi penyemangat bagi kami. Terima kasih untuk semuanya," katanya.

Dia menambahkan pemerintah di berbagai negara terus mendorong perguruan tinggi dan ilmuwan untuk menemukan, mengolah, dan mengembangkan energi baru terbarukan.

"Energi terbarukan seperti tenaga surya, tenaga angin, dan tenaga air sudah digunakan meskipun pemanfaatan masih terbatas," ujarnya.

  • khitanan massal

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.