Negara Baltik Kompak Mundur dari Konvensi Ottawa

Minggu, 28 Des 2025, 22:41 WIB

RIGA - Latvia, Estonia, dan Lithuania pada Sabtu (27/12) resmi mundur dari Konvensi Ottawa (Ottawa Convention), perjanjian internasional yang melarang penggunaan ranjau darat antipersonel.

Diana Eglite, sekretaris pers Kementerian Luar Negeri Latvia, mengatakan Latvia telah menyerahkan dokumen penarikan diri dari perjanjian larangan ranjau tersebut kepada sekretaris jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) enam bulan lalu.

Menteri Pertahanan Lituania Robertas Kaunas mengatakan, "Keputusan untuk meninggalkan Konvensi Ottawa didorong oleh kebutuhan untuk memperkuat kemampuan pencegahan dan pertahanan."

Ketiga negara Baltik tersebut secara resmi menyerahkan pemberitahuan penarikan diri mereka dari Konvensi Ottawa kepada sekretaris jenderal PBB pada 27 Juni. Mereka menyebutkan kebutuhan keamanan nasional yang terus berkembang sebagai alasan utama keputusan terkoordinasi mereka untuk keluar dari Konvensi Ottawa.

Menurut aturan perjanjian tersebut, penarikan diri mulai berlaku enam bulan setelah pemberitahuan resmi dari masing-masing negara diterima oleh sekretaris jenderal PBB.

Konvensi Ottawa ditandatangani pada 1997 dan mulai berlaku pada 1999. Lithuania, Estonia, dan Latvia bergabung dengan konvensi tersebut masing-masing pada 2003, 2004, dan 2005. Ant/Xinhua

Ket. Foto: (kiri ke kanan) Bendera Lithuania, Latvia dan Estonia. — Sumber: wikipedia

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.