Kementerian Pariwisata Pantau Lonjakan Wisatawan di Lembang Park Zoo Selama Nataru

Jumat, 26 Des 2025, 15:05 WIB

JAKARTA - Kementerian Pariwisata melakukan peninjauan langsung ke destinasi wisata Lembang Park Zoo, Kabupaten Bandung Barat, di tengah berlangsungnya libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pengelolaan destinasi, kualitas layanan wisata, serta aspek keamanan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.

Pemantauan lapangan dipimpin Ketua Tim Peninjauan Nataru Kota Bandung dari Kementerian Pariwisata, Anwari Masatip, yang juga menjabat Direktur Politeknik Pariwisata NHI Bandung. Ia menyampaikan bahwa peninjauan ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Pariwisata agar pelayanan kepariwisataan selama periode Nataru dikawal secara langsung, khususnya di destinasi dengan tingkat kunjungan tinggi.

Ket. Foto: — Sumber: Cove

“Pemantauan ini bertujuan melihat kondisi riil di lapangan, mulai dari arus kunjungan wisatawan, pengelolaan destinasi, hingga koordinasi lintas sektor agar pelayanan pariwisata selama libur Nataru berjalan aman, nyaman, dan tertib,” ujar Anwari Masatip dalam keterangannya, Jumat (26/12).

Selain meninjau aktivitas wisata di dalam kawasan Lembang Park Zoo, tim Kementerian Pariwisata juga mendatangi Pos Pengamanan dan Pelayanan Natal dan Tahun Baru 2025 Polres Cimahi di Jalan Kolonel Masturi. Pos ini menjadi titik strategis pengendalian arus lalu lintas dari kawasan wisata Lembang menuju Cimahi yang mengalami peningkatan volume kendaraan selama libur Nataru.

Perwira Pengendali Polres Cimahi, Haryono, menyebutkan puncak kepadatan kendaraan umumnya terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Pada jam tersebut, volume lalu lintas meningkat hingga 40 persen dengan dominasi kendaraan berpelat luar daerah yang menuju kawasan wisata Lembang. Meski demikian, kondisi lalu lintas secara umum terpantau lancar tanpa kemacetan berarti berkat pengaturan aparat di lapangan.

Sementara itu, Marketing Communications Lembang Park Zoo, Evan Hans Christian, mengungkapkan adanya peningkatan kunjungan wisatawan selama libur Nataru. Jumlah pengunjung tercatat naik sekitar 20 persen dibandingkan hari libur biasa, dengan rata-rata kunjungan harian mencapai 7.000 hingga 8.000 orang.

Untuk menjaga kualitas pengalaman berwisata, pengelola Lembang Park Zoo menghadirkan berbagai program khusus, termasuk presentasi edukasi satwa yang bertujuan mengenalkan keanekaragaman fauna sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan.

Dari sisi pengelolaan, Lembang Park Zoo memiliki kapasitas maksimal hingga 15.000 pengunjung dan menerapkan sistem visitor management dengan satu alur pergerakan. Sekitar 300 petugas disiagakan setiap hari, terdiri dari petugas kebersihan, pemandu informasi, petugas keamanan, dan tenaga operasional lainnya.

Anwari Masatip mengapresiasi kesiapan pengelola dalam menghadapi lonjakan kunjungan selama libur Nataru. Menurutnya, penerapan manajemen pengunjung, kesiapsiagaan petugas, serta penyajian wisata edukatif menunjukkan pengelolaan destinasi yang baik dan ramah keluarga.

Ia juga menyoroti keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal di kawasan tersebut. Sekitar 80 persen tenant di Lembang Park Zoo merupakan UMKM dari masyarakat sekitar. Selama periode libur Nataru, omzet UMKM dilaporkan meningkat hingga 30 persen dibandingkan hari libur biasa.

Melalui pemantauan ini, Kementerian Pariwisata menegaskan komitmennya untuk memastikan pelaksanaan pariwisata selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung aman, tertib, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi daerah dan masyarakat setempat.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Muhammad Daniel Ramadhan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.