Rupiah Kembali Tertekan, 24 Desember 2025
Rabu, 24 Des 2025, 08:10 WIBJAKARTA â Rupiah diperÂkirakan kembali melemah menjelang libur panjang Natal 2025, seiring minimnya data ekonomi domestik maupun global yang dapat menopang penguatan mata uang. KondiÂsi ini mendorong investor berÂsikap hati-hati, dengan fokus memantau sentimen pasar seÂcara luas, terutama pergerakan di pasar ekuitas.Â
Analis Doo Financial FuÂtures, Lukman Leong melihat data ekonomi baik dari dalam negeri maupun luar negeri maÂsih minim untuk menyokong penguatan rupiah. Dia menamÂbahkan mayoritas investor meÂmantau sentimen secara umum terutama di pasar ekuitas.
Karenanya, Lukman memÂproyeksikan kurs rupiah terhaÂdap dollar AS dalam perdagan di pasar uang antarbank, Selasa (23/12), masih melanjutkan tren pelemahan di kisaran 16.700 - 16.800 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada penutupan perÂdagangan di Jakarta, Senin (22/12), bergerak melemah 27 poin atau 0,16 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.777 rupiah per dollar AS.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Psikolog: Korban Kecelakaan KA Berisiko Alami Gangguan PTSD, Trauma Healing Penting!
-
BI Ungkap Kinerja QRIS Global di Bali, Nilainya Cukup Fantastis
-
Pengamat: Roblox dan YouTube Wajib Patuhi Aturan Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Perkuat Energi Hijau untuk Tarik Investasi Global
-
Pelemahan Rupiah Uji Ketahanan Likuiditas Perbankan Syariah
-
Hasil Piala Jerman: Bayern Muenchen ke Final Usai Singkirkan Bayer Leverkusen 2-0
-
Cegah Pelarian Modal, BI Diperkirakan Menaikkan Bunga Acuan di Semester I-2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.