Juara Piala Super Italia, Napoli Tegaskan Dominasi

Rabu, 24 Des 2025, 01:05 WIB

RIYADH – Napoli menegaskan status sebagai juara Serie A dengan cara meyakinkan. Dua gol David Neres mengantar tim berjuluk Partenopei menaklukkan Bologna 2-0 dalam laga final Piala Super Italia di Riyadh, Selasa (23/12) dini hari WIB.

Kemenangan ini terasa pantas mengingat dominasi penuh yang ditunjukkan Napoli atas juara Coppa Italia yang tampil tumpul sepanjang laga.

Ket. Foto: Selebrasi Napoli di podium setelah final Piala Super Italia melawan Bologna. — Sumber: afp/Fayez NURELDINE

Neres membuka keunggulan enam menit sebelum turun minum lewat tembakan jarak jauh spektakuler yang menghujam sudut atas gawang Bologna. Gol keduanya lahir pada menit ke-57, ketika Napoli memanfaatkan kesalahan fatal lawan yang terlalu percaya diri membangun serangan dari lini belakang.

“Kami datang ke sini sebagai juara Italia. Kami menginginkan trofi ini dan menunjukkannya lewat penampilan yang hebat,” ujar penyerang Napoli, Matteo Politano, kepada Mediaset. “Kami sebenarnya bisa mencetak lebih banyak gol, tetapi kami puas dengan kemenangan ini,” imbuh dia.

Napoli tampil agresif sejak awal. Eljif Elmas nyaris membuka skor ketika tembakannya dari jarak dekat melenceng tipis dari sasaran. Tekanan terus berlanjut, dengan kiper Bologna Federico Ravaglia dipaksa bekerja keras menepis tembakan silang Scott McTominay.

Leonardo Spinazzola juga mendapat peluang emas. Sepakannya yang dicungkil, berhasil disentuh Ravaglia sebelum Lewis Ferguson menyapu bola dari garis gawang. Meski gol belum tercipta, Napoli tampak hanya menunggu waktu.

Gol yang ditunggu itu akhirnya hadir lewat aksi individu Neres. Menerima lemparan ke dalam, pemain asal Brasil itu menggiring bola ke tengah tanpa kawalan berarti. Dengan tenang, ia melepaskan sepakan melengkung dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau Ravaglia. Stadion pun bergemuruh.

Memasuki babak kedua, Bologna tetap kesulitan keluar dari tekanan. Ravaglia kembali menjadi penyelamat sementara dengan menggagalkan peluang Rasmus Højlund dan menepis sundulan Amir Rrahmani. Namun, kesalahan fatal kiper Bologna itu sendiri justru menjadi awal gol kedua Napoli.

Umpan lemah Ravaglia ke Jhon Lucumi berhasil dipotong Neres. Dari sudut sempit, dia mencungkil bola melewati kiper yang sudah maju, memastikan keunggulan Napoli sekaligus mematikan perlawanan Bologna.

Napoli sebenarnya masih memiliki sejumlah peluang tambahan. Namun, Bologna tak pernah benar-benar terlihat mampu bangkit. Di pinggir lapangan, Antonio Conte dan para pemain cadangan Napoli bahkan sudah bersiap merayakan kemenangan jauh sebelum peluit akhir berbunyi.

“Conte adalah pemimpin kami, dan kami akan mengikutinya sampai akhir. Sekarang kami merayakan gelar ini, lalu fokus kembali ke perebutan Scudetto,” ucap Politano.

Gelar Ketiga

Gelar ini menjadi Piala Super Italia ketiga bagi Napoli dan yang pertama sejak 2014. Sebelumnya, mereka menyingkirkan juara bertahan AC Milan dengan skor 2-0 di semifinal. Sementara itu, Bologna yang lolos ke final setelah menang adu penalti atas Inter Milan, gagal meraih trofi pada kesempatan pertamanya.

Final ini juga menandai edisi ketiga Piala Super Italia dengan format empat tim. Namun, Presiden Serie A, Ezio Simonelli, memberi sinyal bahwa format tersebut bisa segera berakhir.

“Mungkin musim depan kami akan kembali ke semangat awal Piala Super Italia, dengan satu pertandingan saja,” ujar Simonelli kepada Mediaset sebelum laga dimulai.

Bagi Napoli, laga di Riyadh menjadi panggung pembuktian. Dengan permainan solid dan kepemimpinan Conte yang kian terasa, mereka tak hanya mengangkat trofi, tetapi juga mengirim pesan tegas kepada seluruh pesaing di Italia.

  • napoli

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.