Di Desa Tumpangkrasak, KSB Indonesia Resmikan Penyediaan Akses Air Bersih Berbasis Energi Terbarukan
Selasa, 23 Des 2025, 16:00 WIBJAKARTA - KSB Indonesia secara resmi meresmikan program Penyediaan Air Minum Desa (PAMDes), Penyediaan Akses Air Bersih Berbasis Energi Terbarukan bagi masyarakat Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Peresmian yang dilaksanakan pada 22 Desember 2025 ini dihadiri oleh perwakilan manajemen KSB Indonesia, Arman Reyes Furqon, Finance Director, bersama Bupati Kudus Ars. Samâani Intakoris, Camat Jati Muchammad Zainuddin, Kepala Desa Tumpangkrasak, Sarjoko Saputro, masyarakat setempat, serta mitra akademik dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Dr.-Ing. Ir. Zulfiadi Zulhan, ST., MT, Direktur Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) Institut Teknologi Bandung dan perwakilan ITB lainnya.
Presiden Direktur KSB Indonesia, Teo Boon Teong,menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
âAkses terhadap air bersih merupakan fondasi utama bagi kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Melalui kolaborasi ini, KSB Indonesia berupaya menghadirkan solusi berkelanjutan yang tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga memperkuat kapasitas pengelolaan di tingkat desa serta mendorong pemanfaatan energi terbarukan,â ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/12).
Ia menambahkan program ini merupakan hasil kolaborasi antara KSB Indonesia dan Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) Institut Teknologi Bandung (ITB).Â
Menurut Teo inisiatif ini dirancang untuk menghadirkan solusi jangka panjang melalui pembangunan sistem penyediaan air bersih yang ramah lingkungan, berbasis energi terbarukan tenaga surya, serta didukung teknologi pompa dan sistem solusi dari KSB.
âProgram ini diharapkan mampu meningkatkan akses air bersih bagi seluruh masyarakat Desa Tumpangkrasak sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih, peningkatan kualitas kesehatan, dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. KSB Indonesia berkomitmen untuk terus berperan aktif melalui program CSR yang selaras dengan agenda pembangunan nasional dan kebutuhan masyarakat,â kata Teo.
Sementara itu, Arman Reyes Furqon, Finance Director KSB Indonesia, menekankan pentingnya keberlanjutan dari sisi tata kelola dan manfaat jangka panjang bagi desa.
âKami memastikan bahwa investasi sosial ini dirancang dengan pendekatan keberlanjutan yang matang. Melalui pengelolaan yang terintegrasi dengan BUMDES, sistem air bersih ini diharapkan dapat beroperasi secara mandiri, transparan, dan memberikan manfaat ekonomi bagi desa, sekaligus menjamin akses air bersih yang aman dan terjangkau bagi masyarakat,â jelasnya.
Arman juga mengatakan p program ini merupakan bagian dari inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) KSB Indonesia dalam mendukung upaya pemerintah untuk menjamin ketersediaan dan pengelolaan air bersih serta sanitasi yang berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.
âSelain itu program ini sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) Nasional 2030 dan SDGs Desa, khususnya Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi,â katanya.
Seperti yang diketahui bahwa Desa Tumpangkrasak dengan jumlah penduduk 6.613 jiwa, luas wilayah 1,26 km², dan kepadatan penduduk 5.248,41 jiwa/km², selama ini menghadapi tantangan serius dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.
Berdasarkan survei geologi dan kajian lapangan, air dari sumur gali dan sumur bor dangkal di wilayah ini mengalami polusi antropogenik akibat aktivitas manusia dan diduga terpengaruh limbah industri di sekitarnya.
Kondisi air umumnya berwarna kekuningan hingga kecoklatan, berbau besi, berlumpur, dan sedikit berminyak.
Pada musim kemarau, debit air menyusut secara signifikan sehingga tidak layak sebagai air minum. Hasil analisis mikrobiologi menunjukkan adanya kontaminasi bakteri patogen seperti Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Salmonella sp., dan Pseudomonas aeruginosa.Â
Selain itu, keterbatasan sarana prasarana serta pengelolaan air bersih yang belum optimal semakin memperkuat urgensi program ini.
- Akses Air Bersih
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
LPS Catat Simpanan Bank Dilikuidasi Rp3,99 T dalam Dua Dekade
-
Gedung Baru PAM Jaya Dibangun, Pemprov DKI Ingin Layanan Air Masuk Era Tatap Muka Modern
-
Sambut Imlek, Hadinata Batik Perkenalkan "Lunar Porcelain Collection"
-
Prambanan Shiva Festival Bisa Jadi Tonggak Penting Transformasi Candi Prambanan
-
Menteri Ekraf Optimistis Film Indonesia Bisa Mendunia
-
Menkop Targetkan 30 Ribu Kopdes Merah Putih Beroperasi pada April 2026
-
Tambang Emas Ilegal Disikat, Polisi Musnahkan Mesin Dompeng di Rimbo Bujang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.