Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Buru Tanker Lain Dekat Venezuela

📅 Selasa, 23 Des 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Buru Tanker Lain Dekat Venezuela Doc: AFP/Alejandro Paredes
Ket. Sebuah kapal tanker sedang berlayar dekat Venezuela pada 18 desember lalu. Pada Minggu (21/12), Penjaga Pantai AS dilaporkan sedang mengejar kapal tanker lain yang diduga dikenai sanksi terkait Venezuela.

WASHINGTON DC – Penjaga Pantai Amerika Serikat (AS) pada Minggu (21/12) mengejar kapal tanker lain yang diduga dikenai sanksi, kata seorang pejabat AS kepada AFP, seiring Washington DC meningkatkan kampanye tekanannya yang menargetkan sektor minyak vital Venezuela.

Pengejaran di Laut Karibia itu terjadi sehari setelah Penjaga Pantai AS menyita kapal tanker kedua di lepas pantai Venezuela dalam dua pekan terakhir.

Pada tanggal 16 Desember, Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan blokade terhadap kapal minyak yang dikenai sanksi yang berlayar ke dan dari Venezuela, menuntut pengembalian aset AS yang diduga dicuri di negara Amerika Selatan yang kaya minyak tersebut.

Ia juga mengerahkan armada angkatan laut besar di Karibia dengan misi yang dinyatakan untuk memerangi perdagangan narkoba, tetapi yang menurut Caracas adalah kampanye tekanan untuk menggulingkan Presiden Nicolas Maduro.

"Penjaga Pantai AS sedang aktif mengejar kapal armada gelap yang dikenai sanksi dan merupakan bagian dari upaya penghindaran sanksi ilegal Venezuela. Kapal tersebut mengibarkan bendera palsu dan berada di bawah perintah penyitaan yudisial," kata seorang pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim.

Media massa mengidentifikasi kapal yang terlibat sebagai Bella 1, sebuah kapal tanker minyak yang dikenai sanksi AS sejak 2024 karena dugaan keterkaitannya dengan Iran dan Hizbullah. Menurut situs khusus TankerTrackers, kapal tersebut sedang dalam perjalanan ke Venezuela tetapi tidak membawa kargo.

Pasukan AS mendekati kapal tersebut pada Sabtu (20/12) malam, tetapi kapal itu tidak menyerah untuk dinaiki dan terus berlayar, lapor New York Times, mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya.

Sebelumnya pada hari Sabtu, Penjaga Pantai AS menyita kapal Centuries, yang menurut TankerTrackers adalah kapal tanker milik Tiongkok dan berbendera Panama.

Disebutkan bahwa kapal tersebut dimuat dengan 1,8 juta barel minyak mentah di pelabuhan Venezuela awal bulan ini sebelum dikawal keluar dari zona ekonomi eksklusif negara Amerika Latin tersebut pada tanggal 18 Desember.

Wakil Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, pada Minggu memposting pernyataan di media sosial tentang raksasa minyak Chevron yang mengirimkan kapal tanker dari Caracas ke AS yang membawa minyak Venezuela, tanpa menyebutkan salah satu kapal yang dicegat oleh AS.

Narkoterorisme

Pemerintahan Trump mengklaim bahwa Venezuela menggunakan minyak, sumber daya utamanya, untuk membiayai narkoterorisme.

Sejak September, militer AS juga telah melakukan serangkaian serangan udara terhadap kapal-kapal yang diduga terlibat penyelundupan narkoba di Laut Karibia dan Samudra Pasifik bagian timur.

Caracas membantah keterlibatannya dalam perdagangan narkoba dan bersikeras bahwa Washington DC berupaya menggulingkan Maduro untuk merebut cadangan minyak Venezuela. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Skabies Menyerang Warga Bin...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.