Program KNMP Tahap II, KKP Perkuat Ekonomi Nelayan Pesisir
Senin, 22 Des 2025, 00:00 WIBJAKARTA â Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) siap membangun 35 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di sejumlah pesisir Indonesia. Pembangunan tahap kedua ini melengkapi 65 kampung yang lebih dulu dibangun, sehingga total pembangunan sepanjang tahun anggaran 2025 mencapai 100 lokasi.
âKita sudah berkontrak kemarin dan pembangunan bisa segera dilakukan di 35 lokasi tambahan. Jadi totalnya nanti ada 100 lokasi yang menggunakan anggaran negara tahun 2025,â ungkap Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan KNMP, Trian Yunanda di Jakarta, Sabtu (20/12).
Trian menyebut pembangunan KNMP tahap kedua menggunakan anggaran negara sebesar 859 miliar rupiah dengan skema kontrak tahun jamak atau multiyear contract (MYC). Pembangunan tahap II ditargetkan selesai pada Mei 2026.
Seperti pembangunan tahap pertama, hal yang paling ditekankan Trian kepada pemegang kontrak yakni untuk menjaga mutu atau kualitas konstruksi, estetika dan ketepatan waktu pelaksanaan pembangunan. Pelibatan masyarakat lokal sebagai pekerja juga menjadi perhatian pihaknya sehingga dampak ekonomi di masa pembangunan KNMP dirasakan langsung oleh masyarakat.
âKami juga sedang menyiapkan pembangunan KNMP berbasis sistem klaster untuk tahun anggaran 2026. Intinya KNMP kita jalankan sebaik-baiknya di banyak titik secara terintegrasi dalam satu model bisnis perikanan untuk kesejahteraan masyarakat pesisir, daya saing produk perikanan, serta menumbuhkan ekonomi dari tingkat bawah,â ungkap Trian.
KNMP sistem klaster pada 2026, saat ini dalam tahapan survei calon lokasi dengan melibatkan ratusan surveyor yang terjun langsung ke calon-calon lokasi pembangunan. Data hasil survei penting untuk mempercepat pembangunan tepat sasaran, sekaligus sebagai basis data penetapan calon lokasi KNMP nantinya.
Sementara itu, terkait pembangunan KNMP tahap I sebanyak 65 lokasi, rata-rata progres mencapai 60 - 80 persen. âMudah-mudahan pada Januari (2026) pembangunan sudah selesai, sehingga fasilitas perikanan yang kami siapkan bisa langsung dimanfaatkan oleh masyarakat,â pungkas Trian.
Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut program KNMP sebagai motor penggerak produktivitas masyarakat pesisir. Program ini tidak hanya menyiapkan sarana prasana perikanan tapi juga meningkatkan kompetensi masyarakat di wilayah itu, untuk menciptakan usaha perikanan yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Fasilitas Pendukung
Pembangunan KNMP perlu dibarengi dengan penyediaan fasilitas pendukung yang memadai, salah satunya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Nelayan, agar manfaat program benar-benar dirasakan secara nyata oleh nelayan. Tanpa akses energi yang terjangkau dan terjamin, peningkatan infrastruktur permukiman dan kelembagaan nelayan berisiko tidak optimal karena biaya operasional melaut tetap tinggi.
Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan SPBU Nelayan dan Gerai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Di Desa Tukak, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (19/12), guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir daerah itu.
Dia menyatakan kehadiran SPBU Nelayan yang nantinya akan dikelola oleh Kopdes Tukak Kabupaten Bangka Selatan diharapkan dapat meringankan biaya operasional nelayan sekaligus memudahkan akses terhadap biosolar bahan bakar minyak kapal nelayan di daerah ini.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Terindikasi Ilegal, KKP Hentikan Operasional 6 Perusahaan di Pantura Tegal
-
Rekor Dunia Pecah, Lamine Yamal Hancurkan Villarreal dan Lewati Sejarah Dos Santos
-
Cegah Dehidrasi saat Haji, Jamaah Embarkasi Padang Dibekali Paket Kesehatan Khusus
-
Jalur alternatif selatan untuk mudik Lebaran
-
KKP Pastikan Kemudahan Izin, 433 Kapal Purse Seine Siap Melaut dari Jakarta
-
Pemprov Kepri Lindungi 31.000 Nelayan dengan BPJS Ketenagakerjaan
-
Ikan Nila Jadi Primadona di Kabupaten Gunung Mas, Penjualan Benih Tembus 1.830 Ekor di Awal 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.