Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korut: Ambisi Nuklir Jepang Harus Dicegah

📅 Senin, 22 Des 2025, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korut: Ambisi Nuklir Jepang Harus Dicegah Doc: AFP/Angela WEISS
Ket. Kim Son Gyong

SEOUL - Korea Utara (Korut) mengatakan ambisi Jepang untuk memiliki senjata nuklir harus dicegah dengan segala cara, demikian dilaporkan media pemerintah Pyongyang, KCNA, pada Minggu (21/12), mengutip pernyataan dari kementerian luar negeri negara tersebut.

“Upaya Jepang untuk mengembangkan senjata nuklir harus dicegah dengan segala cara karena akan membawa bencana besar bagi umat manusia,” kata Direktur Institut Studi Jepang di bawah Kementerian Luar Negeri Korut dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita KCNA.

Pernyataan itu muncul setelah seorang pejabat di kantor Perdana Menteri Jepang mengatakan Tokyo seharusnya memiliki senjata nuklir.

“Saya pikir kita harus memiliki senjata nuklir,” demikian dilaporkan Kyodo News Jepang mengutip pernyataan pejabat tersebut.

Korut mengatakan Tokyo secara eksplisit menunjukkan niat untuk memiliki senjata nuklir dengan menyatakan bahwa Tokyo perlu meninjau kembali prinsip-prinsip non-nuklirnya.

“Ini bukan pernyataan yang salah atau klaim yang gegabah, tetapi jelas mencerminkan ambisi Jepang yang telah lama diidam-idamkan untuk mempersenjatai diri dengan senjata nuklir,” kata pejabat Pyongyang seperti dikutip oleh media tersebut.

Pejabat itu mengatakan bahwa pernyataan-pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Tokyo secara terbuka mengungkapkan ambisinya untuk memiliki senjata nuklir, melampaui batas yang telah ditetapkan.

Tuduhan Pyongyang

Media pemerintah Korut menuduh bahwa Jepang mulai membuat komentar seperti itu tak lama setelah Amerika Serikat (AS) menyetujui permintaan dari Korea Selatan (Korsel) untuk membangun kapal selam nuklir pada Oktober lalu.

Presiden AS, Donald Trump, memberikan persetujuan kepada Seoul untuk membangun kapal selam bertenaga nuklir setelah mengunjungi sekutu Asia tersebut untuk sebuah pertemuan puncak tentang kesepakatan perdagangan dengan presiden Korsel, Lee Jae-myung.

Pejabat Korut itu dilaporkan mengatakan: Negara-negara Asia akan menderita bencana nuklir yang mengerikan, dan umat manusia akan menghadapi bencana besar jika Jepang memperoleh senjata nuklir.

Namun, laporan tersebut tidak membahas program nuklir Pyongyang sendiri.

Korut secara luas diyakini memiliki persenjataan hulu ledak nuklir yang terus bertambah dan telah berulang kali bersumpah untuk mempertahankan dan memperluas kemampuan nuklirnya meskipun ada sanksi internasional dan seruan global untuk denuklirisasi.

“Kami tidak akan pernah menyerah pada senjata nuklir, yang merupakan hukum negara, kebijakan nasional, dan kedaulatan kami, serta hak untuk eksis,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Korut, Kim Son Gyong, dalam pidatonya di PBB pada September lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.