• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Kelangkaan Komponen Memori...

Kelangkaan Komponen Memori Akibatkan Harga PC Diprediksi Naik Tahun Depan

Senin, 22 Des 2025, 19:50 WIB

JAKARTA - Lembaga riset International Data Corporation (IDC) memproyeksikan kenaikan harga untuk pembelian dan perakitan komputer pribadi (PC) baru pada tahun depan yang dipicu oleh terjadinya kelangkaan komponen memori.

Dilansir dari Gizmochina pada Senin (22/12), IDC menilai peningkatan harga PC utamanya disebabkan oleh “memory supercycle”, yakni lonjakan permintaan memori seperti DRAM yang berlangsung bersamaan di berbagai segmen.

Ket. Foto: Peserta memainkan gim Si Centing saat sosialisasi pencegahan stunting melalui gim digital di ruang komputer Malang Creative Centre, Jawa Timur. Kegiatan tersebut diadakan perusahaan rintisan Lets Play Indonesia dengan melibatkan sekitar 200 siswa SMP dari 28 sekolah untuk mengampanyekan pencegahan stunting melalui gim digital. — Sumber: ANTARA/Ari Bowo Sucipto

Permintaan tersebut didorong oleh pertumbuhan server kecerdasan buatan (AI), kehadiran PC yang mendukung fitur AI, serta gelombang pembaruan perangkat seiring berakhirnya masa dukungan sistem operasi Windows 10.

Di sisi lain, pasokan memori global dinilai belum mampu mengimbangi lonjakan permintaan tersebut. Ketidakseimbangan antara permintaan dan suplai inilah yang mendorong kenaikan harga komponen memori dalam beberapa waktu terakhir, dan diperkirakan masih akan berlanjut.

IDC menyampaikan harga memori telah menunjukkan tren meningkat, dengan potensi kenaikan terus berlanjut dalam periode mendatang.

Dampaknya tidak hanya dirasakan pada PC, tetapi juga pada kartu grafis, ponsel pintar, hingga perangkat gim genggam yang sama-sama bergantung pada ketersediaan dan harga memori.

Sejumlah produsen PC besar dunia seperti Lenovo, Dell, HP, Acer, dan ASUS juga dilaporkan telah mengingatkan adanya kondisi pasar yang semakin menantang.

Beberapa pemasok disebut mulai menyiapkan penyesuaian harga dengan kenaikan sekitar 15 hingga 20 persen mulai paruh kedua 2026, seiring dengan perubahan kontrak pasokan dan biaya produksi.

Dalam proyeksinya, IDC memperkirakan pengiriman PC global akan turun sekitar 4,9 persen pada 2026. Penurunan ini berpotensi lebih dalam apabila kelangkaan memori memburuk.

Produsen perangkat berskala besar diperkirakan memiliki posisi yang relatif lebih kuat karena dapat memanfaatkan skala produksi untuk tetap menawarkan sistem rakitan pabrikan dengan harga kompetitif.

Sebaliknya, perakit PC kustom diprediksi akan merasakan dampak lebih langsung, terutama melalui kenaikan harga komponen satuan.

Situasi tersebut juga berpotensi memengaruhi adopsi PC berbasis AI. Sejumlah fitur AI, termasuk persyaratan Copilot+ dari Microsoft, membutuhkan konfigurasi memori yang lebih tinggi.

Dengan pasokan memori yang terbatas, sebagian produsen diperkirakan akan menyesuaikan atau menurunkan kapasitas memori pada produk tertentu.

IDC menilai fokus produsen memori yang semakin besar pada segmen server AI, yang menawarkan margin keuntungan lebih tinggi, dapat membuat konsumen umum menanggung dampak kenaikan harga. Ant

  • Perangkat elektronik

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.